Perbandingan Kekuatan Militer Indonesia dan Vietnam Siapa Lebih Tangguh Saat Ini?
- Youtube.com
Cianjur – Persaingan militer Indonesia dan Vietnam memang menarik untuk dibahas. Dua negara Asia Tenggara ini punya sejarah panjang soal perbatasan laut dan zona ekonomi eksklusif.
Perbandingan kekuatan militer asia kini terus berkembang. Tentara Nasional Indonesia (TNI) punya pasukan khusus dan strategi yang diakui dunia.
Sementara itu, Vietnam dikenal disiplin soal wajib militer. Hampir semua pria diwajibkan ikut, jadi jumlah pasukannya sangat besar.
Kalau dilihat dari strategi, kedua negara ini punya keunikan sendiri. Baik Indonesia maupun Vietnam sama-sama punya pasukan elit yang ditakuti lawan.
1. Jumlah Personil Militer
Indonesia punya lebih dari 400 ribu personil aktif, dengan cadangan dan paramiliter yang mendukung. TNI tersebar ke Angkatan Darat, Laut, dan Udara dengan komposisi seimbang.
Vietnam jauh lebih besar secara jumlah. Mereka punya 470 ribu personil aktif dan cadangan lebih dari 2,5 juta orang. Tidak heran kalau kekuatan personilnya sangat mendominasi.
2. Pasukan Elit yang Ditakuti
Indonesia punya Kopasus yang sudah terkenal sejak 1962. Mereka terlibat di banyak operasi besar dan dihormati dunia.
Vietnam dulu punya pasukan khusus bernama Sappers. Taktik mereka membuat lawan gemetar saat perang, meski kini sudah dibubarkan.
3. Bela Diri Militer
TNI melatih prajurit dengan lima bela diri, mulai karate, tarung derajat, merpati putih, kungfu, hingga yongmoodo. Semua dipakai untuk melengkapi latihan tempur.
Vietnam juga tidak kalah. Mereka mengajarkan vovinam, taekwondo, karate, judo, hingga wingchun. Kombinasi bela diri ini bikin pasukan lebih siap di medan perang.
4. Perbandingan Gaji Tentara
Gaji prajurit TNI Letnan Dua sekitar Rp2,7 juta hingga Rp4,4 juta. Sedangkan Jenderal bisa tembus lebih dari Rp55 juta.
Vietnam lebih rendah. Gaji prajurit pemula hanya Rp1,9 juta hingga Rp3,2 juta. Perwira tinggi di sana sekitar Rp9 juta per bulan.
Perbandingan militer Indonesia dan Vietnam tidak bisa dilihat dari jumlah saja. Ada faktor strategi, pasukan elit, hingga kemampuan bela diri yang bikin keduanya sama-sama tangguh.