Kepulauan Faroe di Tengah Atlantik Utara Ini Dihuni 70 Ribu Domba, Lebih Banyak Jumlah Penduduk
Cianjur – Tahukah kamu ada kepulauan terpencil di tengah Samudera Atlantik Utara yang dihuni lebih banyak domba daripada manusia? Kepulauan Faroe punya 70.000 domba tapi cuma 53.270 penduduk.
Tempat ini benar-benar seperti negeri dongeng dengan tebing-tebing tinggi dan desa berwarna-warni. Tapi kenapa kok lebih banyak dombanya?
Ternyata ini bukan kebetulan. Domba sudah jadi bagian hidup masyarakat Faroe selama lebih dari 1000 tahun.
Dilansir dari Channel Youtube Geografyi, Kepulauan Faroeadalah salah satu dari empat wilayah otonom di kawasan nordik dan merupakan bagian dari kerajaan Denmark. Tebing tertinggi di Kepulauan Faroe adalah tebing Enbor dengan ketinggian 754 meter di atas permukaan air laut.
Warisan Bangsa Viking
Domba pertama dibawa oleh pemukim Viking sekitar abad ke-9. Mereka butuh sumber makanan dan bahan pakaian di tempat yang keras ini.
Domba-domba ini berhasil beradaptasi dengan kondisi cuaca ekstrem di Kepulauan Faroe. Mereka berkembang biak dengan baik di padang rumput pegunungan.
Sistem peternakan tradisional yang disebut "hagaar" masih dipakai sampai sekarang. Domba merumput secara bergiliran untuk mencegah kerusakan lahan.
Tebing Laut Tertinggi
Kepulauan Faroe terbentuk dari aktivitas gunung berapi 55-60 juta tahun lalu. Proses erosi jutaan tahun menciptakan tebing-tebing tinggi yang dramatis.
Tebing Enbor setinggi 754 meter adalah salah satu yang tertinggi di dunia. Pemandangannya benar-benar menakjubkan dan seperti lukisan alam.
Anehnya, hampir tidak ada pohon di sini karena angin kencang dan tanah keras. Yang ada cuma rumput, lumut, dan tumbuhan kecil yang tahan angin.
Budaya dan Tradisi Domba
Domba bukan lagi hewan ternak di Faroe, tapi sudah jadi bagian budaya. Lambang resmi kepulauan ini menampilkan domba jantan di atas perisai.
Bahasa Faroe punya banyak ungkapan dan peribahasa tentang domba. Festival dan cerita rakyat setempat juga penuh referensi domba.
Wol domba Faroe jadi komoditas ekspor penting sejak abad ke-18. Kualitasnya bagus banget karena adaptasi dengan cuaca ekstrem.
Kepulauan Faroe membuktikan bagaimana manusia dan hewan bisa hidup harmonis selama berabad-abad. Domba yang dibawa Viking kini jadi identitas pulau ini. Tebing laut tertinggi dunia dan tradisi Nordik yang masih lestari.