5 Pandemi atau Wabah Mematikan yang Pernah Mengubah Jalannya Sejarah Dunia
- Pinterest.com
Cianjur – Pandemi mematikan selalu jadi bagian kelam dalam sejarah manusia. Banyak peristiwa besar berubah karena penyakit yang tiba-tiba muncul.
Tidak hanya soal kesehatan, wabah juga merusak ekonomi dan politik. Kerajaan besar runtuh karena rakyatnya jatuh sakit massal.
Dalam sejarah, kata kunci “wabah mematikan” selalu melekat dengan cerita kelam umat manusia. Pandemi, virus, dan penyakit adalah kata kunci tambahan yang tidak bisa dipisahkan.
Beberapa pandemi bahkan tercatat mengubah arah dunia. Yuk, kita bahas lima di antaranya.
1. Black Death
Black Death melanda Eropa pada abad ke-14. Wabah ini menewaskan sekitar 25 juta orang. Penyebarannya melalui kutu tikus yang membawa bakteri Yersinia pestis.
Kehidupan sosial ekonomi kacau total. Bahkan populasi Eropa turun drastis sampai 60%. Gereja, perdagangan, dan politik ikut terguncang.
2. Wabah Cacar
Cacar termasuk wabah mematikan yang menghancurkan banyak peradaban. Di Amerika, jutaan penduduk asli meninggal setelah kontak dengan bangsa Eropa.
Baru pada abad ke-20 vaksin ditemukan. WHO akhirnya menyatakan cacar resmi musnah pada tahun 1980.
3. Flu Spanyol
Flu Spanyol 1918 jadi pandemi yang menelan korban 20–50 juta jiwa. Virus ini menyebar cepat pasca Perang Dunia I.
Tidak hanya lansia, orang sehat usia muda pun bisa meninggal karena badai sitokin. Dunia benar-benar terkejut dengan penyebaran masifnya.
4. HIV AIDS
HIV AIDS pertama kali dikenal tahun 1980-an. Hingga kini, penyakit ini masih jadi momok karena belum ada obat pasti.
Meski begitu, terapi antiretroviral membantu pasien hidup lebih lama. Kasus terbanyak tercatat di Afrika sub-Sahara.
5. COVID-19
COVID-19 muncul di akhir 2019. Virus corona ini membuat dunia lumpuh total dalam waktu singkat.
Dampaknya terasa di semua sektor. Dari kesehatan, ekonomi, hingga pendidikan, semua terdampak parah.
Sejarah membuktikan pandemi mematikan selalu datang tiba-tiba. Tapi manusia selalu menemukan cara bertahan.