Apakah Dunia Paralel Benar-benar Ada? Ilmuwan MIT Bawa 4 Konsep Mengejutkan!
Cianjur – Pernahkah kalian membayangkan ada diri kalian yang lain di luar sana? Seseorang dengan penampilan persis sama yang juga tinggal di planet bernama Bumi.
Kedengarannya tidak masuk akal, tapi bagaimana jika itu benar-benar terjadi? Apakah dunia paralel benar-benar ada di alam semesta ini?
Dilansir dari Channel Youtube Kok Bisa, seorang ilmuwan dari MIT mengajukan 4 konsep dunia paralel yang mungkin saja benar-benar ada. Mari simak kemungkinan-kemungkinan ini.
Level 1: Alam Semesta Tak Terbatas
Kemungkinan pertama berdasarkan fakta bahwa alam semesta sangat luas. Ujung alam semesta yang bisa kita amati memang terbatas, tapi alam semesta sendiri mungkin tak terhingga.
Dengan luasnya yang tak terbatas, tidak menutup kemungkinan ada banyak dunia lain di luar sana. Bahkan mungkin ada yang identik persis dengan dunia kita.
Bayangkan kita sebagai pelaut di laut yang sekilas tak terbatas. Semakin jauh berlayar, kita mungkin menemukan benua baru yang persis seperti benua asal kita.
Level 2: Alam Semesta Gelembung
Level kedua menghadirkan konsep alam semesta berbentuk gelembung-gelembung. Mungkin terdengar aneh, tapi mari kita pahami konsep Big Bang terlebih dahulu.
Big Bang adalah fenomena di mana satu titik super kecil mengembang menjadi super besar dengan kecepatan luar biasa. Dalam fisika, ini disebut inflasi kosmik.
Menurut fisika modern, inflasi mungkin tidak hanya terjadi sekali. Di tempat lain juga bisa terjadi inflasi yang menciptakan alam semesta baru.
Big Bang kita mungkin hanyalah salah satu dari banyak gelembung yang terbentuk di ruang kosmik yang lebih besar. Setiap gelembung memiliki alam semestanya sendiri.
Level 3: Dunia Paralel Mekanika Kuantum
Level ketiga didasari konsep mekanika kuantum, cabang fisika yang mempelajari dunia super kecil. Jauh lebih kecil dari atom.
Di dunia kuantum, segala sesuatu berbasis kemungkinan. Seperti ketika kita melempar dadu, ada kemungkinan mendapat angka 1 sampai 6.
Namun, dalam teori kuantum, semua kemungkinan hasil itu bisa terjadi sekaligus. Alam semesta kita seperti dadu yang menunjukkan semua angka secara bersamaan.
Ada kemungkinan masa depan yang sangat banyak, tapi kita hanya bisa melihat satu alur waktu saja. Alur waktu lain mungkin terjadi di dunia paralel.