Indonesia Kirim 800 Ton Bantuan Gaza Pakai Strategi Airdrop Canggih
- id.pinterest.com
Cianjur – Hari kemerdekaan Indonesia ke-80 tahun 2025 punya makna berbeda. Bangsa ini pilih ingat dan bantu saudara-saudara di Gaza.
TNI Garuda Merah Putih mulai misi kemanusiaan pada 13 Agustus 2025. Bantuan Gaza jadi prioritas utama di hari bersejarah ini.
Strategi Airdrop Tembus Blokade
Dua pesawat C130J Super Hercules angkut bantuan mendarat di Yordania. Meski ada blokade Israel, bantuan Indonesia berhasil masuk Gaza.
Strategi airdrop dengan dukungan Royal Jordanian Air Force jadi kunci sukses. Bantuan awal 17,8 ton, simbolis tanggal proklamasi kemerdekaan.
Total Bantuan 800 Ton
Panglima TNI tegaskan pengiriman berlanjut 12 hari sampai 23 Agustus. Total bantuan yang direncanakan mencapai 800 ton untuk rakyat Gaza.
Bantuan meliputi bahan pangan, makanan siap saji, dan sembako. Donasi masyarakat Indonesia juga turut disalurkan melalui misi ini.
Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Indonesia juga bangun rumah sakit megah di Gaza dengan dana Rp16 miliar. 400 tenaga medis Palestina bekerja di sana untuk layani warga.
Sayangnya, rumah sakit ini diserang pasukan Israel November 2023. Tuduhan digunakan Hamas tidak terbukti sama sekali.
Komitmen Berkelanjutan
Indonesia terus kirim bantuan kemanusiaan termasuk 51,5 ton November 2023. Peralatan medis senilai Rp31,9 miliar juga disalurkan bulan yang sama.
BAZNAS berhasil salurkan bantuan Rp112,1 miliar untuk Gaza. Presiden Prabowo bahkan sumbang dana pribadi untuk solidaritas Palestina.