Indonesia Tanpa Penjajahan, Mungkin Bendera Merah Putih dan Pancasila Tidak Akan Pernah Ada
Cianjur – Negara kita punya sejarah panjang untuk bisa lepas dari penjajahan. Dari mulai Portugis masuk ke Nusantara, terus Belanda datang dan menjajah kita.
Lalu Inggris, Belanda lagi, muncul Jepang, sampai akhirnya kita merdeka! Meski sejarah tak bisa diandaikan, tapi coba kita pikirkan.
Apa jadinya jika kita, Indonesia, tidak pernah dijajah? Tentu saja wajah negara kita akan sangat berbeda dari sekarang.
Dilansir dari Channel Youtube Kok Bisa, jika itu terjadi, kawasan Indonesia sekarang kemungkinan besar berisi kerajaan-kerajaan yang tersebar di seluruh Nusantara.
Kerajaan-Kerajaan Nusantara
Mungkin nama Indonesia dan segala simbol-simbol negara kita tidak akan pernah ada. Dari mulai bendera Merah Putih, Bahasa Indonesia, mata uang Rupiah, sampai Garuda Pancasila.
Bagaimana bisa begitu? Jadi, dari mulai ribuan tahun lalu, peradaban diperkirakan sudah muncul di Nusantara.
Sejak itulah mereka pun membuat kerajaan masing-masing. Lalu seiring jalannya waktu, mereka saling serang dan saling menguasai sampai kerajaan-kerajaan pun silih berganti.
Jika Belanda tidak pernah datang untuk mulai menjajah, barangkali kerajaan-kerajaan yang pada waktu itu masih berdiri akan terus ada sampai saat ini.
Dampak Ekonomi Global
Jika Cornelis de Houtman waktu itu kesasar dan gagal sampai di pelabuhan Banten, mungkin Belanda dan negara-negara Eropa lainnya tidak bakal sekaya sekarang.
Di saat bersamaan, Nusantara barangkali akan lebih sejahtera. Ya, nyatanya perusahaan dagang Belanda waktu itu jadi raksasa perekonomian dunia.
Kalau dihitung pakai mata uang sekarang, nilainya jauh melebihi perusahaan-perusahaan zaman sekarang. Sungguh sangat kaya.
Kekayaan Tetap di Nusantara
Tanpa penjajahan, semua kekayaan rempah-rempah, emas, dan sumber daya alam lainnya akan tetap berada di tangan raja-raja Nusantara. Tidak ada eksploitasi besar-besaran.
Sistem perdagangan akan berjalan lebih adil. Kerajaan-kerajaan Nusantara bisa langsung berdagang dengan pedagang dari berbagai negara tanpa perantara kolonial.
Teknologi dan ilmu pengetahuan mungkin akan berkembang dengan cara yang berbeda. Perpaduan antara kearifan lokal dengan pengetahuan dari luar akan menciptakan peradaban yang unik.
Pembelajaran dari Sejarah
Meski begitu, sejarah kelam janganlah menjadi dendam. Memori bahwa kita pernah dipekerjakan paksa, diadu domba, dilarang bicara, ditindas hak-haknya, sampai dibuat bodoh.
Sejarah harus jadi pengingat bahwa kini manusia Indonesia harus bangkit bersatu. Dan berjuang demi mewujudkan cita-cita dan menjadi bangsa yang cerdas, kuat, dan hebat.
Perjuangan para pahlawan memberikan kita kemerdekaan yang sekarang kita nikmati. Tanpa pengorbanan mereka, mungkin kita masih hidup dalam belenggu penjajahan.
Kini saatnya kita membangun Indonesia yang lebih baik. Dengan semangat persatuan dan kesatuan yang telah diwariskan para pendiri bangsa.