Negara-Negara Skandinavia, Mengapa Denmark Termasuk Padahal Bukan Bagian Semenanjung Skandinavia?
- Youtube
Cianjur – Banyak orang mengira negara Skandinavia hanya mencakup wilayah di Semenanjung Skandinavia saja. Faktanya, definisi negara Skandinavia lebih kompleks.
Semenanjung Skandinavia memang hanya terdiri dari daratan Swedia, Norwegia, dan wilayah barat laut Finlandia. Namun, Finlandia justru tidak termasuk negara Skandinavia.
Sebaliknya, Denmark yang berada di luar semenanjung ini malah menjadi bagian dari negara Skandinavia.
Dilansir dari Channel Youtube Geografyi, negara Skandinavia ditentukan bukan hanya dari letak geografis, melainkan dari ikatan sejarah, budaya, dan bahasa yang kuat.
Ikatan Sejarah
Denmark, Norwegia, dan Swedia memiliki sejarah panjang bersama. Ketiga kerajaan ini pernah bersatu dalam Persatuan Kalmar sekitar tahun 1397.
Setelah Persatuan Kalmar dibubarkan dengan keluarnya Swedia, Denmark dan Norwegia tetap bersatu. Persatuan ini bertahan hampir 300 tahun lamanya hingga 1524.
Kesamaan Bahasa dan Budaya
Bahasa di ketiga negara ini memiliki kesamaan mendasar. Denmark, Norwegia, dan Swedia menggunakan bahasa Jerman Utara dari rumpun Indo-Eropa.
Bunyi, dialek, dan arti kata dalam bahasa mereka sangat mirip. Penduduk ketiga negara bisa saling berkomunikasi tanpa kesulitan berarti.
Mengapa Finlandia dan Islandia Tidak Termasuk?
Finlandia dulunya memang bagian dari Kerajaan Swedia. Namun, pada tahun 1809 wilayah ini terpecah dan berada di bawah pengaruh Kekaisaran Rusia.
Bahasa mayoritas di Finlandia berasal dari rumpun Uralik, bukan Indo-Eropa. Hal ini membuat Finlandia tidak masuk kategori negara Skandinavia.
Islandia juga menggunakan bahasa Jerman Utara seperti negara Skandinavia. Namun, Islandia terpisah secara geografis dari daratan utama.
Islandia bukan negara induk tempat lahirnya budaya Skandinavia. Pemukim pertama Islandia adalah Viking asal Norwegia pada abad ke-9 yang mencari tempat tinggal baru.
Perbedaan Skandinavia dan Nordik
Negara Skandinavia hanya meliputi Denmark, Norwegia, dan Swedia. Sementara negara Nordik lebih luas cakupannya.
Negara Nordik mencakup Skandinavia plus Islandia, Finlandia, dan teritori Kepulauan Faroe serta Aland. Penyebutan Nordik karena lokasinya di utara Eropa yang dekat dengan Kutub Utara.