600 Orang Amerika Hidup Tanpa Internet, Listrik, Hanya Andalkan Keledai untuk Bertahan!

Grand Canyon di Amerika
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Amerika Serikat terkenal dengan teknologi canggih. Namun di sudut Grand Canyon, waktu seolah berhenti pada abad lalu.

img_title Daftar 7 Pesawat Kepresidenan Termahal di Dunia, Nomor 1 Harga Rp10 Triliun!

Desa Supai menjadi komunitas paling terpencil di Amerika. Tidak ada jalan raya, tidak ada kendaraan bermotor.

Suku Havasupai telah mendiami desa ini selama 1.000 tahun. Mereka bertahan dengan cara hidup tradisional yang unik.

img_title Kehebatan Jet Tempur Sukhoi Su-57 dalam Menembus dan Menghancurkan Sistem Pertahanan Musuh yang Ketat

Dilansir dari Channel Youtube Geografyi, Desa Supai tidak bisa dijangkau kendaraan bermotor, hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau keledai.

Perjuangan Suku Havasupai

img_title Teknologi Rudal Burevestnik Bertenaga Nuklir Rusia Bikin Dunia Tercengang!

Suku Havasupai dulunya menguasai wilayah seluas 16.000 km persegi. Area ini tiga kali lipat luas Pulau Bali.

Pada 1882, mereka diusir paksa dari tanah leluhur. Pemerintah federal melarang mereka berburu dan berkumpul.

Setelah berjuang 100 tahun, pada 1975 mereka mendapat kembali 1.800 km persegi tanah. Keadilan akhirnya berpihak pada mereka.

Kehidupan Tanpa Teknologi

600 penduduk Supai hidup tanpa akses kendaraan bermotor. Keledai menjadi transportasi utama untuk segala keperluan.

Jalur setapak sepanjang 13 kilometer menghubungkan desa dengan dunia luar. Perjalanan ini berkelok-kelok dan melelahkan.

Kantor pos di Supai satu-satunya di Amerika yang masih menggunakan keledai. Surat dikirim dengan cara tradisional ini.

20.000 wisatawan mendaki ke desa setiap tahun. Mereka datang melihat air terjun Havasu yang memukau.

Pendapatan utama penduduk berasal dari pariwisata. Mereka menjalankan kafe, toko, dan penginapan sederhana.

Banjir bandang kerap melanda lembah kecil ini. Tahun 2008 dan 2010, ratusan wisatawan harus dievakuasi darurat.

Desa Supai menjadi contoh kehidupan sederhana masih mungkin di era modern. Mereka mempertahankan tradisi di tengah kemajuan zaman.