10 Fakta Menarik Tentang Singapura yang Bikin Kamu Terkagum
- Youtube
Cianjur – Singapura adalah negara kecil yang selalu berhasil menarik perhatian dunia dengan keunikannya. Tidak hanya terkenal dengan wisata modern dan tata kota yang rapi, tetapi juga aturan-aturan unik yang jarang dimiliki negara lain.
Setiap sudut Singapura menyimpan fakta menarik yang membuat orang penasaran untuk mengenalnya lebih dalam. Mulai dari larangan permen karet, pejalan kaki tercepat di dunia, hingga kebun binatang malam pertama di dunia, semuanya menambah daya tarik negeri singa ini.
Bagi siapa pun yang berencana mengunjungi Singapura, mengetahui fakta-fakta unik ini akan membuat perjalanan semakin seru dan penuh kejutan.
Lagu Kebangsaan Diciptakan Musisi Asal Minang
Tidak banyak yang tahu bahwa lagu kebangsaan Singapura berjudul Majulah Singapura diciptakan oleh seorang musisi asal Bukittinggi, Sumatera Barat. Lagu ini mencerminkan semangat dan harapan rakyat Singapura untuk maju bersama sebagai sebuah bangsa.
Warga Singapura Pejalan Kaki Tercepat di Dunia
Masyarakat Singapura dikenal sangat aktif berjalan kaki meskipun transportasi umumnya sudah sangat memadai. Menurut penelitian, rata-rata orang Singapura bisa berjalan sejauh 18 meter hanya dalam waktu 10,55 detik.
Memiliki Banyak Taman Kota Hijau
Meskipun dipenuhi gedung pencakar langit, Singapura tetap menyeimbangkan lingkungannya dengan banyak taman kota. Kehadiran ruang hijau ini membantu mengurangi polusi sekaligus memberi tempat rekreasi bagi warganya.
Larangan Menjual dan Mengkonsumsi Permen Karet
Salah satu aturan unik di Singapura adalah larangan menjual dan mengkonsumsi permen karet. Hal ini diberlakukan untuk menjaga kebersihan fasilitas umum yang sebelumnya sering dirusak oleh sisa permen.
Kebun Binatang Malam Pertama di Dunia
Singapura memiliki Night Safari, kebun binatang malam pertama di dunia yang resmi dibuka pada tahun 1994. Pengunjung bisa menjelajahi kehidupan satwa malam dengan pengalaman unik yang berbeda dari kebun binatang biasa.
Usia di Atas 30 Tahun Dianjurkan Menikah
Pemerintah Singapura pernah mendorong warganya yang berusia di atas 30 tahun untuk segera menikah. Langkah ini dilakukan demi menjaga pertumbuhan populasi yang sempat menurun drastis.
Membeli Pasir dari Negara Lain
Karena wilayahnya kecil, Singapura melakukan reklamasi lahan dengan cara membeli pasir dari negara lain, termasuk Indonesia. Pasir ini digunakan untuk memperluas daratan agar pembangunan bisa terus berlanjut.