Sandy Island Jadi Misteri Besar Dunia! Tercatat di Peta Sejak 1774 Tapi Ternyata Cuma Khayalan
- id.pinterest.com
Cianjur – Pernahkah kamu membayangkan ada pulau yang tercatat di berbagai peta dunia selama berabad-abad tapi ternyata tidak pernah ada?
Sandy Island atau Pulau Sandy adalah contoh nyata fenomena aneh ini.
Pulau hantu ini bahkan sempat muncul di Google Maps hingga tahun 2012 sebelum akhirnya dihapus.
Sandy Island seharusnya terletak di koordinat 19 derajat Lintang Selatan dan 163 derajat Bujur Timur di Samudra Pasifik.
Kapten James Cook pertama kali mencatat pulau ini pada 1774 saat memetakan wilayah Pasifik.
Catatan Cook kemudian diterbitkan dalam peta resmi tahun 1776 dan menjadi rujukan puluhan tahun.
Laporan yang Saling Bertentangan
Pada 1876, kapal penangkap ikan paus bernama Velocity juga melaporkan telah melintasi Sandy Island.
Namun, ada perbedaan mencolok antara lokasi yang dilaporkan Cook dengan laporan awak kapal Velocity.
Koordinat yang berbeda ini menimbulkan kebingungan besar tentang posisi sebenarnya dari pulau misterius tersebut.
Perbedaan laporan ini seharusnya menjadi tanda tanya besar bagi para kartograf.
Sayangnya, kedua laporan tersebut tetap dicantumkan dalam berbagai peta tanpa verifikasi lebih lanjut.
Akibatnya, Sandy Island terus bermunculan dalam peta-peta selama berabad-abad meski tidak ada bukti fisik keberadaannya.
Investigasi yang Mengungkap Kebenaran
Australian Hydrographic Service (AHS) akhirnya melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap keberadaan Sandy Island.
Hasil investigasi mengejutkan karena menunjukkan kedalaman laut di lokasi tersebut mencapai 1488 hingga 2353 meter.
Tidak ada tanda-tanda keberadaan pulau atau bahkan karang yang dangkal di area tersebut.
Berdasarkan temuan ini, status Sandy Island diubah menjadi "existence doubtful" dalam peta hidrografi.
Prancis menghapus Sandy Island dari peta resmi mereka pada 1974, diikuti AHS pada 1985.
Namun anehnya, pulau hantu ini masih bertahan di beberapa peta dan aplikasi digital selama bertahun-tahun setelahnya.
Ekspedisi Terakhir dan Penghapusan dari Google Maps
Pada 22 November 2012, tim ilmuwan Australia melakukan ekspedisi ke lokasi yang ditunjukkan Google Earth.
Mereka tidak menemukan apa pun selain hamparan laut biru yang dalam.
Ekspedisi ini menjadi paku terakhir peti mati Sandy Island sebagai pulau yang nyata ada.
Setelah ekspedisi tersebut, Google Maps akhirnya menghapus Sandy Island dari database mereka.