Ternyata Ada Wilayah Prancis di Amerika Selatan! Guyana Prancis Pakai Euro dan Bahasa Prancis

Guyana Prancis
Sumber :
  • YouTube

Cianjur – Tahukah kamu kalau ada wilayah Prancis yang terletak di benua Amerika Selatan?

img_title Type 61 Tank Legendaris Jepang dengan Desain Kompak untuk Pecinta Sejarah Kendaraan Tempur Modern

Guyana Prancis namanya, dan tempat ini benar-benar unik karena menggunakan mata uang Euro di tengah benua Amerika.

Bayangkan saja, kamu bisa merasakan suasana Eropa tanpa harus terbang jauh ke benua biru tersebut.

img_title Kisah 4 Jenderal Terbaik yang Mengubah Jalannya Sejarah Perang Dunia 2

Guyana Prancis memiliki luas sekitar 84.000 km² dan berbatasan langsung dengan Suriname dan Brasil.

Pusat administratifnya berada di kota Cayenne yang mungkin familiar di telinga kamu.

img_title Belum Terpecahkan Hingga Kini, Inilah 10 Teknologi Kuno Paling Misterius dalam Sejarah

Meski namanya mirip dengan negara Guyana, keduanya tidak berbatasan langsung dan memiliki sejarah yang berbeda.

Status Istimewa sebagai Departemen Prancis

Yang membuat Guyana Prancis istimewa adalah statusnya sebagai Departemen Luar Negeri Prancis.

Artinya, wilayah ini punya struktur administratif yang sama persis dengan wilayah di daratan utama Prancis.

Penduduknya bahkan bisa memilih dalam pemilihan presiden Prancis dan mengirim wakil ke parlemen Prancis di Paris.

Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Prancis, meski bahasa Kreol Guyana Prancis lebih populer di kalangan masyarakat.

Mata uang Euro berlaku di sini karena Guyana Prancis terintegrasi penuh dengan Prancis dan menjadi bagian dari Uni Eropa. Sungguh menarik bagaimana Eropa hadir di Amerika Selatan.

Sejarah Kelam Kolonisasi Prancis

Christopher Columbus menjadi orang Eropa pertama yang mengunjungi wilayah ini pada 1498 dan memberi nama "Tanah Pariah."

Penduduk asli seperti suku Arawak dan Galibi sudah hidup di sana jauh sebelum kedatangan orang Eropa.

Upaya kolonisasi Prancis dimulai awal abad ke-17 tapi sering gagal karena perlawanan suku asli.

Berdasarkan Perjanjian Paris tahun 1763, Prancis hanya mempertahankan Guyana Prancis sebagai wilayah kekuasaan di Amerika.

Ribuan orang Prancis kemudian dikirim ke wilayah ini, namun banyak yang tidak bertahan karena penyakit tropis.

Kondisi iklim yang keras dan konflik dengan penduduk asli membuat kolonisasi menjadi sangat sulit.

Era Kelam sebagai Penjara

Guyana Prancis punya sejarah kelam sebagai lokasi penjara terkenal dengan pulau-pulau di sekitarnya digunakan menahan narapidana.

Kondisi penjara sangat brutal dan banyak tahanan yang meninggal karena perlakuan tidak manusiawi.

Halaman Selanjutnya
img_title