7 Peninggalan Belanda di Indonesia yang Masih Dipakai Hingga Sekarang
- Youtube
Cianjur – Indonesia menyimpan banyak cerita sejarah dari masa penjajahan, termasuk peninggalan fisik yang masih kita temui hingga sekarang. Meski dibangun pada masa kolonial, banyak di antaranya yang tetap bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.
Dari infrastruktur pengairan, jalan raya, hingga lembaga pendidikan, peninggalan ini menjadi saksi bisu perjalanan panjang bangsa. Setiap bangunan memiliki kisah tersendiri yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini.
Bendungan Katulampa di Bogor
Bendungan Katulampa merupakan peninggalan bersejarah yang dibangun sejak akhir abad ke-19. Hingga kini bendungan ini berfungsi sebagai sistem peringatan dini banjir Jakarta sekaligus sarana irigasi bagi ribuan hektar sawah di sekitarnya.
Waduk Pacal di Bojonegoro
Waduk Pacal dibangun pada awal abad ke-20 dan digunakan untuk pengairan sawah masyarakat sekitar. Selain berfungsi sebagai sumber irigasi, waduk ini juga menjadi tempat wisata yang menambah nilai ekonomi daerah.
Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan
Jalan Raya Pos adalah infrastruktur penting yang dibangun pada masa pemerintahan Daendels. Jalan sepanjang 1000 km ini kini dikenal dengan nama Jalan Pantura dan masih menjadi jalur transportasi vital di Pulau Jawa.
Pabrik Gula Gondang Baru di Semarang
Pabrik Gula Gondang Baru berdiri sejak pertengahan abad ke-19 dan mengalami perkembangan teknologi dari turbin air ke mesin uap. Hingga sekarang pabrik ini masih menjadi saksi bisu kejayaan industri gula di Indonesia.
Perkebunan Teh Gunung Gambir di Jember
Perkebunan teh ini berada di lereng Argopuro dan mulai ditanam sejak awal abad ke-20. Hingga kini, perkebunan ini masih menghasilkan berbagai jenis teh berkualitas tinggi yang diekspor ke mancanegara.
Gereja Katedral Jakarta
Gereja Katedral yang megah dibangun dengan arsitektur khas Eropa pada awal abad ke-20. Bangunan ini masih berdiri kokoh dan menjadi pusat peribadatan umat Katolik serta ikon sejarah di ibu kota.
Institut Teknologi Bandung (ITB)
ITB awalnya didirikan Belanda dengan nama Technische Hoogeschool te Bandoeng pada tahun 1920. Kini, kampus ini menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia dengan kontribusi besar di bidang teknologi.