Dari Negara Maju Jadi Dua Kutub Berlawanan, Inilah Sejarah Kelam Perpecahan Korea
- YouTube
Cianjur – Bayangkan jika Indonesia tiba-tiba terbelah menjadi dua negara yang saling bermusuhan.
Itulah yang terjadi pada Korea, bangsa yang dulunya bersatu kini menjadi dua dunia yang sangat berbeda.
Korea Selatan modern dan bebas berhadapan dengan Korea Utara yang terisolasi dan otoriter.
Tragedi perpecahan Korea dimulai jauh sebelum Perang Korea meletus pada 1950.
Sejarah kelam ini berakar dari era penjajahan Jepang yang brutal dan kemudian kekosongan kekuasaan setelah Perang Dunia II. Luka-luka dari masa lalu ini masih terasa hingga sekarang.
Pada awal abad ke-19, Korea memilih untuk menutup diri dari pengaruh luar dunia.
Sementara itu, Jepang mengalami modernisasi besar-besaran melalui Restorasi Meiji. Perbedaan ini membuat Korea menjadi target empuk bagi ambisi ekspansi Jepang yang semakin kuat.
Awal Mula Penjajahan Jepang
Insiden penembakan kapal perang Jepang pada 1875 menjadi dalih untuk memaksa Korea.
Perjanjian Ganghwa yang ditandatangani setelahnya membuka pelabuhan Korea untuk perdagangan Jepang. Kedaulatan Korea mulai terkikis secara perlahan namun pasti.
Ketegangan antara Jepang dan Tiongkok semakin memanas karena memperebutkan pengaruh di Korea.
Setelah Jepang mengalahkan Tiongkok dalam Perang Tiongkok-Jepang (1894-1895), posisi Jepang di Korea semakin menguat. Pada 1910, Korea resmi menjadi bagian dari Kekaisaran Jepang.
Kebijakan Penindasan yang Brutal
Jepang menerapkan kebijakan penindasan yang sangat keras untuk menghapus identitas Korea.
Sistem pendidikan tradisional Korea diganti dengan sistem Jepang yang memaksa siswa belajar bahasa dan budaya Jepang. Bahasa Korea bahkan dilarang digunakan di sekolah-sekolah.
Upaya asimilasi paksa ini bertujuan mengubah orang Korea menjadi warga negara Jepang yang patuh.
Nama-nama Korea harus diganti dengan nama Jepang, dan praktik budaya tradisional Korea ditekan habis-habisan. Generasi muda Korea dipaksa melupakan akar budaya mereka sendiri.
Kekosongan Kekuasaan Pasca Kemerdekaan
Setelah Jepang menyerah pada 1945, Korea memang merdeka tetapi langsung jatuh ke dalam kekosongan kekuasaan.
Amerika Serikat dan Uni Soviet membagi Korea menjadi dua zona pendudukan di paralel 38 derajat. Pembagian ini seharusnya bersifat sementara, tetapi menjadi permanen.
Di utara, Uni Soviet membentuk pemerintahan komunis di bawah Kim Il-sung.