Wilayah Timur Tengah Tak Pernah Tenang dari Perang dan Konflik Berdarah, Ini Alasannya!

Ilustrasi Perang Timur Tengah
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Timur Tengah sepertinya tidak pernah tenang dari berbagai konflik berdarah. Mulai dari perang Iran-Irak, invasi Amerika, perang Lebanon, hingga penjajahan Israel ke Palestina.

img_title S-500 Prometeus Rusia Produksi Massal, Rudal Hipersonik Tak Lagi Bebas Terbang!

Pertanyaan besarnya, mengapa konflik berdarah bisa terjadi terus menerus? Apakah memang karena orang-orangnya suka perang dan tidak bisa hidup damai?

Untuk benar-benar memahami situasi ini, kita harus mundur jauh ke masa lalu. Informasi ini dilansir dari Channel Youtube Kok Bisa.

img_title Sistem Pertahanan Udara S-300V Rusia Tangkal Rudal Balistik dan Drone Ukraina, Platform Bergerak Cepat Sulit Dihancurkan

Warisan Pembagian Wilayah Kolonial

Beratus-ratus tahun lalu banyak kawasan Timur Tengah dikuasai Kekaisaran Otoman. Mereka punya sistem sosial dan politik tersendiri yang sudah mapan.

img_title Fly Dubai Pesan 150 Jet Boeing 737 MAX dan 250 Airbus A321neo, Ekspansi Armada Besar-besaran!

Saat Perang Dunia Pertama, Otoman berkomplot dengan Jerman dan kalah melawan sekutu. Wilayahnya kemudian dibagi-bagi ke Inggris dan Prancis sebagai hadiah kemenangan.

Inggris yang mendapat Palestina membantu Zionis Eropa pindah dan mengusir penduduk lokal. Penduduk yang sudah tinggal berabad-abad dipaksa pergi dari tanah leluhur.

Pembagian wilayah membuat orang-orang sadar bahwa negara luar bisa seenaknya. Mereka melakukannya untuk kepentingan sendiri tanpa peduli penduduk asli.

Sampai sekarang banyak batas negara Timur Tengah ditentukan oleh negara Barat. Banyak sejarawan bilang peta yang mereka buat tidak mencerminkan kenyataan sebenarnya.

Peta tersebut malah memisahkan komunitas yang seharusnya bersatu. Sebaliknya, menyatukan orang-orang yang tidak cocok sehingga rentan terjadi konflik.

Dua Kunci Ekonomi Dunia

Kawasan Timur Tengah memegang dua kunci untuk menguasai ekonomi dunia. Yang pertama tentu saja minyak yang menjadi penggerak ekonomi modern.

Negara-negara Timur Tengah menyumbang lebih dari setengah cadangan minyak dunia. Punya kontrol atas minyak berarti punya kontrol atas ekonomi global.

Kedua adalah lokasi strategis sebagai jalur perdagangan utama antar benua. Sampai sekarang banyak perdagangan dunia harus melewati Timur Tengah.

Negara yang punya kuasa atas jalur ini bisa mengatur jalur perdagangan dunia. Mereka juga bisa mempengaruhi ekonomi negara-negara lain dengan mudah.

Gabungan dua hal ini membuat Timur Tengah jadi hadiah besar bagi siapapun yang berpengaruh. Makanya banyak negara sering ikut campur urusan Timur Tengah.

Mulai dari Kekaisaran Roma dulu hingga Amerika, Rusia, dan Cina sekarang. Semuanya ingin punya pengaruh di kawasan strategis ini.

Halaman Selanjutnya
img_title