Revolusi Prancis Mengubah Dunia, Raja Dipenggal di Depan Ribuan Rakyat
- Youtube
Cianjur – Bayangkan ribuan orang berdesakan di balai kota untuk menyaksikan eksekusi. Seorang raja dipaksa naik ke atas panggung tempat alat pemenggal kepala menunggu.
Ketika pisau guillotine jatuh dan leher terputus, kerumunan bersorak dengan berbagai emosi. Peristiwa ini adalah bagian dari Revolusi Prancis yang mengubah sejarah dunia.
Penyebab Kemarahan Rakyat
Ekonomi Prancis saat itu sedang mengalami krisis ekonomi akibat biaya perang. Cuaca buruk menyebabkan gagal panen di berbagai daerah secara bersamaan.
Rakyat harus mengantri berjam-jam hanya untuk mendapat sebongkah roti kecil. Banyak orang tidur di jalanan karena tidak mampu membeli makanan.
Sementara rakyat menderita, kerajaan justru berfoya-foya setiap malam. Pesta dansa mewah digelar dengan pemborosan yang luar biasa.
Sang ratu sibuk membeli perhiasan dan busana mahal dari luar negeri. Raja bahkan memberikan bantuan uang kepada negara tetangga di tengah krisis.
Sistem Voting Tidak Adil
Raja terpaksa mengundang semua golongan rakyat untuk membahas solusi krisis ekonomi. Usulan yang muncul dari pemerintah adalah menaikkan pajak rakyat biasa.
Dalam pemungutan suara, golongan yang mewakili 98 persen rakyat Prancis hanya diberi satu suara. Sisanya diberikan kepada bangsawan dan pendeta yang jumlahnya jauh lebih sedikit.
Ketika voting dilakukan, rakyat kembali kalah dan amarah mereka memuncak. Ketidakadilan sistem ini menjadi pemicu utama revolusi yang dahsyat.
Pecahnya Revolusi Besar
Ribuan orang menyerbu penjara Bastille untuk merebut mesiu dan senjata. Para bangsawan diburu dan kastil-kastil mewah dibakar massa yang murka.
Kelompok wanita yang marah karena kelangkaan makanan menyerbu istana kerajaan. Mereka memaksa keluarga kerajaan pindah ke kota agar merasakan penderitaan rakyat.
Awalnya keluarga kerajaan menurut, tetapi kemudian mencoba kabur secara diam-diam. Rencana pelarian ini ketahuan dan membuat rakyat semakin marah besar.
Perwakilan rakyat akhirnya menghapus sistem kerajaan di Prancis selamanya. Era baru pemerintahan yang dipimpin rakyat dimulai dari sini.
Revolusi Prancis membuat negara-negara sekitar panik dan ketakutan. Raja-raja lain takut rakyat mereka ikut berontak menentang ketidakadilan yang sama.