Mereka Diam-Diam Mengatur Otak dan Mengendalikan Pikiran, Siapa Saja?
- Youtube
Cianjur – Manusia adalah makhluk yang selalu berpikir setiap detik. Pikiran kita bekerja tanpa henti dari bangun sampai tidur.
Ternyata pikiran kita tidak pernah benar-benar milik sendiri. Ada sistem asing yang diam-diam mengendalikan pikiran dan cara kita berpikir.
Mereka bisa membuat kita sedih, senang, marah, sampai mengidam makanan tertentu. Informasi mencengangkan ini dilansir dari Channel YouTube Kok Bisa.
1. Kerajaan Bakteri Baik
Di dalam usus ada triliunan bakteri lebih padat dari populasi manusia di Bumi. Mereka membentuk tiga kerajaan yang berbeda.
Kerajaan pertama adalah bakteri baik yang bekerja keras membantu tubuh. Mereka membantu usus mencerna makanan yang sulit dicerna.
2. Kerajaan Bakteri Jahat
Kerajaan kedua adalah bakteri jahat yang suka mencari masalah. Mereka sering membuat kita sakit perut dan mengalami peradangan.
Bakteri jahat kerjanya menghasilkan racun dan merusak lapisan usus. Mereka juga mencuri nutrisi yang seharusnya diserap tubuh.
3. Kerajaan Bakteri Netral
Kerajaan ketiga adalah bakteri netral dengan populasi paling banyak. Kalau bakteri baik yang berkuasa, mereka diam dan membantu.
Tapi kalau bakteri jahat yang menang, mereka ikut berbuat jahat. Mereka suka mencuri kesempatan untuk membuat masalah.
Perang Sengit Antar Bakteri
1. Makanan Menentukan Pemenang Perang
Siapa yang menguasai usus tergantung makanan yang kita konsumsi. Kalau makanan sehat, bakteri baik menjadi kuat.
Kalau kita jarang makan sehat, bakteri baik kelaparan dan melemah. Di sini bakteri jahat melihat kesempatan untuk merebut kekuasaan.
2. Pertempuran Hebat di Dalam Tubuh
Bakteri jahat mulai menyerang dan merebut wilayah kekuasaan. Dinding usus menjadi runtuh dan lingkungan dipenuhi racun.
Otak akan mengirim tentara sel imun turun ke lokasi perang. Pusat komando tentara ikut melawan bakteri jahat.
Cara Bakteri Mengendalikan Pikiran Manusia
1. Memproduksi Hormon Kebahagiaan
Bakteri baik bisa menghasilkan hormon yang membuat kita bahagia. Hampir semua hormon kebahagiaan berasal dari usus.
Kalau mereka bahagia, kita juga ikut merasa bahagia. Sebaliknya, kalau bakteri baik sedikit, perasaan kita menjadi buruk.
2. Membuat Kita Mengidam Makanan Tertentu