4 Seragam Militer dengan Desain Paling Unik di Dunia yang Bikin Melongo dan Senyum-Senyum
- Youtube.com
Cianjur – Seragam militer biasanya identik dengan kesan gagah dan menakutkan. Tapi ternyata, ada juga seragam militer yang malah terlihat unik dan bikin senyum.
Beberapa negara punya desain seragam yang jauh dari kesan garang. Kadang malah terlihat seperti kostum untuk acara festival atau teater.
Meski bentuknya aneh, seragam ini tetap punya sejarah dan makna penting. Setiap detailnya dirancang sesuai tradisi dan kebanggaan masing-masing pasukan.
Bagi sebagian orang, ini bisa jadi bukti kalau militer bukan melulu soal tegas. Ada juga sisi kreatif dan budaya yang ikut dibawa di medan tugas.
Nah, inilah 4 seragam militer paling unik yang sukses bikin penasaran banyak orang.
1. Trooping the Colour – Militer Inggris
Seragam merah mencolok ini sudah dipakai sejak abad ke-17. Topi tinggi berbulu hitamnya jadi ciri khas yang gampang dikenali.
Buat sebagian orang, topi ini terlihat lucu karena ukurannya yang besar. Tapi bagi militer Inggris, ini simbol tradisi dan kebanggaan.
Trooping the Colour biasanya dipakai saat upacara kenegaraan. Jadi walaupun terlihat nyentrik, fungsinya tetap penuh makna.
2. Apron Kulit – Militer Perancis
Seragam ini dilengkapi celemek kulit yang tebal dan kokoh. Dipadukan dengan topi putih dan kapak besar di tangan.
Awalnya seragam ini dibuat untuk pasukan pionir yang membuka jalan. Jadi desainnya memang harus tahan banting dan fungsional.
Walau bentuknya unik, seragam ini punya sejarah panjang. Sekarang lebih sering terlihat saat parade dan upacara.
3. Fustanella – Militer Yunani
Fustanella adalah rok lipit putih yang dipakai pasukan elite Yunani. Atasannya menggelembung dengan topi baret berserabut di tengah.
Sepatunya jadi daya tarik karena ada pompom bulu di ujungnya. Buat yang pertama lihat, kesannya malah mirip kostum panggung.
Tapi bagi orang Yunani, ini lambang perjuangan dan kemerdekaan. Pakaiannya tetap digunakan dalam acara resmi dan kenegaraan.
4. Seragam Penjaga Vatikan
Warna cerah biru, merah, dan kuning langsung mencuri perhatian. Bentuknya mirip kostum badut abad pertengahan.
Seragam ini dirancang oleh seniman Renaisans di masa lalu. Fungsinya bukan untuk perang, tapi menjaga keamanan di Vatikan.