Proyek Gila Mesir Bikin Delta Baru di Tengah Gurun, Biaya Fantastis Demi Selamatkan Penduduk!

Kairo, Mesir
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Mesir lagi menghadapi masalah serius yang bisa ngancam kelangsungan hidup rakyatnya. Sejak 1955, ledakan populasi penduduk yang melonjak lima kali lipat sampai 116 juta orang pada 2024.

img_title 7 Alasan Kenapa Indonesia Harus Bangga dengan Jet Tempur KF-21, Hasil Kerjasama dengan Korea!

Yang membuat masalah makin rumit, 96% wilayah Mesir adalah gurun tandus. Cuma 4% aja yang merupakan lahan subur di sepanjang Sungai Nil.

Dilansir dari Channel Youtube Geografyi, ada ramalan ngeri yang menyebutkan kalau pada 2050 Mesir bakal jadi rumah bagi 161 juta jiwa. Maka dari itu, Mesir membuat proyek besar dengan sungai buatan.

img_title Semakin Mendunia Prancis Gandeng Indonesia Bangun Pabrik Kapal Selam Canggih

Krisis Pangan yang Mengancam

Mesir sekarang harus impor lebih dari 50% kebutuhan pangan dan pertaniannya. Yang paling parah, mereka impor 96,7% kebutuhan gandum dari luar negeri.

img_title Indonesia Dapat Privilese Rafale F4 dan Rudal Meteor Sementara Mesir Cuma Rafale F3R!

Mesir bahkan jadi importir gandum terbesar di dunia. Antara 2017-2022, mereka impor 82% gandumnya dari Rusia dan Ukraina yang sekarang lagi perang.

Proyek Delta Baru yang Ambisius

Dimulai tahun 2021, Mesir mulai proyek Delta Baru yang bakal bikin sungai buatan terpanjang di dunia. Proyek ini bertujuan mengairi lebih dari 9.000 km persegi lahan baru di tengah gurun.

Air limbah pertanian dari Sungai Nil cabang Rosetta bakal dialihkan ke sungai buatan baru. Sungai buatan ini bakal mengalir sejauh 50 km di sepanjang pantai Mediterania sebelum berbelok ke daratan.

Target Ekonomi Besar

Proyek ini diperkirakan bakal menciptakan sampai 5 juta lapangan kerja baru. Mulai dari sektor pertanian sampai industri pengolahan makanan bakal berkembang di sekitar Delta Baru.

Pemerintah Mesir juga rencana bangun kompleks industri peternakan yang lengkap. Termasuk produksi susu, pengepakan daging, pemrosesan makanan, sampai fasilitas ekspor hasil bumi.

Biaya total proyek ini mencapai 9,7 miliar USD dengan 5,2 miliar diantaranya khusus buat pembangunan sungai buatan. Bahkan proyek ini mendapat pengakuan dari Guinness World Record sebagai sungai buatan terpanjang di dunia.