Inilah Alasan Segitiga Alaska Jauh Lebih Mematikan dari Segitiga Bermuda, Puluhan Ribu Orang Hilang!

Segitiga Alaska
Sumber :
  • Pinterest

Cianjur – Segitiga Bermuda memang terkenal karena misteri hilangnya kapal dan pesawat secara aneh. Tapi ternyata ada wilayah lain yang jauh lebih mengerikan dan mematikan dari itu.

img_title Platform Minyak Berkut Rusia Terbesar Dunia, Berat 200 Ribu Ton di Laut Ekstrem!

Segitiga Alaska punya jumlah kasus orang hilang yang 20 kali lipat lebih banyak dari Segitiga Bermuda. Dalam 50 tahun terakhir, lebih dari 20.000 orang hilang tanpa jejak di wilayah ini.

Sebagai perbandingan, Segitiga Bermuda cuma dikaitkan dengan 1.000 kasus hilang dalam 100 tahun. Angka di Segitiga Alaska jauh lebih mencengangkan dengan rata-rata 2.250 orang hilang setiap tahunnya.

Kasus-Kasus Orang Hilang

Tahun 1972, pesawat kecil yang bawa dua politisi Amerika hilang dalam perjalanan dari Anchorage ke Juneau. Meski pencarian besar-besaran dilakukan, pesawat itu tidak pernah ditemukan sampai sekarang.

Kasus lain terjadi tahun 1950 ketika pesawat Douglas C-54 Skymaster bawa 44 personil militer menghilang. Operasi pencarian gabungan Amerika-Kanada jadi salah satu yang terbesar, tapi tidak ada jejak yang ditemukan.

Tahun 2007, tiga pendaki hilang misterius di Pegunungan Chugach setelah kirim sinyal darurat. Tim SAR cuma temukan peralatan mereka di jurang tapi orangnya tidak pernah ketemu.

Teori Ilmiah di Balik Misteri

Peneliti Ken Gerhard yang pernah diwawancara History Channel punya penjelasan menarik. Dia bilang wilayah tertentu di Alaska punya medan geoelektromagnetik yang sangat kuat.

Medan energi ini bisa ganggu sistem navigasi pesawat dan perangkat elektronik lainnya. Akibatnya, kendaraan modern bisa kehilangan kendali dan arah dalam sekejap.

Fenomena serupa juga diamati di tempat lain seperti Segitiga Bermuda dengan intensitas yang lebih ringan. Anomali geoelektromagnetik ini mungkin berhubungan dengan deposit mineral langka atau aktivitas tektonik bawah tanah.

Kondisi Alam dan Cuaca Ekstrem

Penjelasan paling masuk akal sebetulnya kondisi geografis Alaska yang tidak kenal ampun. Wilayah seluas 1,7 juta km persegi ini cuma 12% yang dihuni manusia.

Sisanya adalah hutan belantara dengan pegunungan es, lembah curam, dan perairan dingin mematikan. Alaska punya 17 dari 20 gunung tertinggi Amerika termasuk Gunung Denali setinggi 6.190 meter.

Cuaca ekstrem bisa bikin suhu turun sampai -51 derajat Celcius dalam hitungan menit. Kalau ada orang yang tersesat atau jatuh, kemungkinan bertahan hidup sangat kecil.

Perairan Alaska juga berbahaya karena suhu dingin dan arus bawah yang kuat. Tubuh yang tenggelam jarang mengapung kembali karena langsung terseret ke dasar dan membeku.