Kim Jong Un Siapkan Putri Kecilnya Jadi Penguasa Korea Utara Selanjutnya
Cianjur – Kim Jong Un sekarang berusia sekitar 41 tahun dan masih terbilang muda untuk ukuran pemimpin. Tapi kondisi kesehatannya mulai jadi perhatian dunia internasional.
Badan Intelijen Korea Selatan melaporkan berat badannya sudah mencapai 140 kilogram. Dia juga punya kebiasaan merokok berat dan menderita penyakit metabolik yang serius.
Kondisi ini mengingatkan pada nasib ayahnya, Kim Jong Il, yang meninggal di usia 70 tahun. Riwayat kesehatan keluarga Kim memang tidak begitu baik karena gaya hidup yang kurang sehat.
Dilansir dari Channel Youtube Geografyi, karena kekhawatiran ini, Kim Jong Un mulai perkenalkan putrinya ke publik.
Debut Kim Ju Ae di Panggung Politik
Kim Ju Ae pertama kali muncul di depan umum pada November 2022. Waktu itu dia masih berusia sekitar 9 tahun tapi sudah diajak dalam acara peluncuran rudal balistik.
Kemunculannya bukan kebetulan, tapi sengaja dipilih saat momen yang sangat simbolis. Rudal adalah simbol kekuatan militer terbesar Korea Utara di mata dunia.
Media pemerintah bahkan mulai sebut Kim Ju Ae sebagai "Bintang Fajar Korea". Gelar ini dulunya cuma dipake buat Kim Il Sung, pendiri Korea Utara dan kakek buyutnya.
Melawan Tradisi Patriarki
Sistem konfusianisme di Korea Utara sebenarnya larang perempuan jadi pemimpin. Para jenderal militer dan elit politik pasti susah terima perintah dari seorang wanita.
Tapi Kim Jong Un sepertinya menyiapkan perubahan besar-besaran untuk masa depan. Propaganda negara mulai gencar bangun citra Kim Ju Ae sebagai sosok yang layak memimpin.
Ini strategi jangka panjang yang butuh waktu bertahun-tahun buat berhasil. Kim Jong Un sadar kalau dia harus ubah mindset masyarakat dan elit politik secara perlahan.
Peran Kim Yo Jong sebagai Jembatan
Saudara perempuan Kim Jong Un, yaitu Kim Yo Jong, punya peran penting dalam rencana ini. Dia sekarang memimpin departemen propaganda dan sering dampingi kakaknya di acara resmi.
Kim Yo Jong bahkan jadi anggota keluarga Kim pertama yang pernah ke Korea Selatan. Dia datang saat Olimpiade Musim Dingin 2018 dan membuat sensasi internasional.