Masih Berbentuk Monarki! Inilah 6 Negara dengan Sistem Kerajaan yang Masih Bertahan Hingga Kini
- Youtube
Cianjur – Di dunia modern, banyak negara memilih sistem pemerintahan demokratis. Meski begitu, tidak semua kerajaan hilang dari peta dunia. Beberapa negara masih mempertahankan monarki sebagai bagian dari identitas mereka.
Sistem kerajaan ini ada yang bersifat simbolis, ada pula yang memberi kekuasaan penuh kepada rajanya. Para raja dan ratu ini memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam negaranya.
Artikel ini akan membahas enam negara yang masih mempertahankan sistem monarki. Mulai dari Inggris hingga Thailand, kita akan melihat bagaimana kerajaan itu tetap hidup.
Inggris: Monarki Konstitusional Terkenal
Inggris menganut monarki konstitusional. Ratu Elizabeth II menjadi penguasa sejak 1952. Kekuasaan ratu mencakup Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Meski berstatus simbolis, perannya sangat dihormati.
Arab Saudi: Monarki Absolut
Arab Saudi dipimpin oleh Raja Salman bin Abdulaziz sejak 2015. Sistem monarki absolut memberi kekuasaan penuh kepada raja.
Perdana menteri hanya simbolis, semua keputusan penting berasal dari raja. Negara ini sangat berpengaruh di dunia Islam.
Kuwait: Emir yang Berdaulat
Kuwait adalah negara di Teluk Persia yang dipimpin oleh Emir Nawaf Al-Ahmad sejak 2020. Emir memegang kendali pemerintahan.
Meski kecil, Kuwait memiliki peran strategis di Timur Tengah. Kekayaan minyak menjadi sumber utama ekonominya.
Belanda: Raja Sebagai Simbol
Belanda memiliki Raja Willem-Alexander sejak 2013. Ia menggantikan ibunya, Ratu Beatrix. Raja tidak berkuasa langsung. Sistem parlementer membuatnya berperan sebagai simbol negara dan pemersatu rakyat.
Brunei Darussalam: Raja Terkaya di Dunia
Sultan Hassanal Bolkiah memimpin Brunei sejak 1967. Kekayaannya berasal dari minyak dan gas. Ia dikenal memiliki koleksi mobil mewah yang luar biasa banyak. Brunei menjadi salah satu negara dengan ekonomi stabil.
Thailand: Dinasti Cakri yang Panjang
Raja Maha Vajiralongkorn menjabat sejak 2016. Ia adalah penerus Raja Bhumibol Adulyadej. Raja sebelumnya memerintah selama 70 tahun, menjadikannya raja terlama di dunia. Monarki Thailand punya pengaruh besar di budaya.
Monarki bukan sekadar peninggalan sejarah. Di beberapa negara, ia masih menjadi bagian nyata dari pemerintahan. Baik dalam bentuk monarki konstitusional maupun absolut, peran raja dan ratu tetap penting.