Prediksi Spanyol Bakal Jadi Gurun Tahun 2050, Gara-gara Lautan Plastik Raksasa!
- Youtube
Cianjur – Siapa sangka negara yang terkenal subur seperti Spanyol terancam jadi gurun pada 2050? Penyebab utamanya bukan perubahan iklim, tapi juga aktivitas pertanian yang tidak bertanggung jawab.
Dilasnir dari Channel YouTube Geografyi, di Almeria, Spanyol, ada lautan plastik seluas 370 km persegi. Luasnya hampir setara dengan Kota Ambon.
Hamparan rumah kaca plastik ini bahkan bisa terlihat dari luar angkasa. NASA menyebutnya sebagai objek buatan manusia paling mudah dikenali dari orbit bumi.
Sejarah Lautan Plastik Almeria
Pada 1940-an, Almeria adalah daerah miskin di Spanyol. Hanya ada padang rumput kecil untuk ternak dan kondisinya sangat kering.
Pada 1950-an, pemerintah Franco memulai program pemukiman untuk membangun ketahanan pangan. Para migran desa didorong untuk menetap dan bertani di sana.
Terobosan datang ketika petani menemukan teknik menutup tanah dengan pasir dan plastik. Hasil panen mereka meningkat drastis dan rumah kaca pertama dibangun pada 1960-an.
Kesuksesan Ekonomi Luar Biasa
Pertanian rumah kaca di Almeria memberikan dampak ekonomi yang fantastis. Pada musim tanam 2022-2023, wilayah ini menghasilkan 3,5 juta ton tanaman senilai 3,7 miliar Euro.
Almeria memasok lebih dari seperlima buah dan sayuran segar Spanyol. Sekitar 93% hasil pertanian mereka diekspor ke negara-negara Eropa.
Spanyol bahkan mendapat julukan "keranjang buah Eropa" karena hal ini. Negara-negara Eropa sangat bergantung pada produk pertanian Spanyol, terutama saat musim dingin.
Dampak Lingkungan Mengerikan
Di balik kesuksesan ekonomi, ada dampak lingkungan yang sangat buruk. Almeria menghasilkan 33.500 ton sampah plastik setiap tahun dari terpal rumah kaca.
Lembaran plastik harus diganti setiap 3-4 tahun dan limbahnya mencemari lingkungan. Seekor paus sperma ditemukan mati dengan 17 kg plastik di perutnya, termasuk terpal rumah kaca.
Akhir 2023, kapal di Atlantik bocor dan menumpahkan jutaan partikel plastik ke pantai Spanyol. Lebih dari 50 kantong berisi masing-masing 1 juta partikel plastik tersebar di pantai.
Ironisnya, lautan plastik ini juga punya efek positif berupa pengurangan jejak karbon hingga 45%. Tapi dampak negatifnya jauh lebih besar dan mengancam masa depan Spanyol sebagai negara pertanian.