4 Negara Ini Sudah Ganti Nama, Ada yang Cuma Beda Satu Huruf!

Negara-negara yang ganti nama
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Kamu pasti tahu kalau orang bisa ganti nama kalau mau. Tapi ternyata negara juga bisa loh ganti nama mereka.

img_title Daftar Gaji Prajurit TNI Indonesia Dibanding Tentara Negara Lain di Dunia

Ada banyak alasan kenapa sebuah negara memutuskan untuk mengubah namanya. Mulai dari alasan politik, budaya, sampai menghindari kebingungan dengan negara lain.

Beberapa perubahan nama negara ini cukup dramatis dan menarik untuk disimak. Ada yang berubah total, ada juga yang cuma beda satu huruf.

img_title 5 Negara dengan Pesawat Patroli Maritim Terbanyak di Asia Tenggara, Indonesia Juaranya!

Informasi menarik ini dilansir dari Channel Youtube Geografyi.

1. Bolivia: Dari Republik Bolivar ke Bolivia

img_title Vietnam Juara, Ini 5 Negara Asia Tenggara Dengan Personil Militer Terbesar!

Bolivia awalnya bernama Republik Bolivar untuk menghormati Simon Bolivar. Nama ini cuma bertahan beberapa hari saja.

Seorang anggota kongres kemudian berkata, "Jika Romulus menciptakan Roma, maka Bolivar harus menciptakan Bolivia." Pada Oktober 1825, nama Bolivia pun diresmikan.

2. Republik Ceko Jadi Czechia

Pada 2013, pemerintah Ceko merekomendasikan nama singkatan Czechia untuk Republik Ceko. Nama ini digunakan dalam konteks internasional.

Sejak 2016, institusi internasional sudah menggunakan nama Czechia secara resmi. Kalau kamu buka Google Maps dalam bahasa Inggris, sekarang tertulis Czechia, bukan Czech Republic.

3. Pantai Gading Tetap Pakai Nama Asli

Pantai Gading sebenarnya bukan perubahan nama, tapi penetapan nama asli. Negara ini dulu disebut berbeda-beda oleh setiap negara kolonial.

Pada 1996, pemerintah menetapkan Côte d'Ivoire sebagai nama resmi untuk semua kepentingan diplomatik. Ini untuk menghindari kebingungan dalam kesepakatan internasional.

4. Persia Menjadi Iran

Iran sebenarnya sudah disebut Iran oleh penduduk lokalnya sejak lama. Tapi negara Barat menyebutnya Persia sampai tahun 1935.

Pada 1935, pemerintah Iran meminta komunitas internasional menggunakan nama Iran. Setelah Revolusi 1979, mereka memutuskan hanya menggunakan Iran sebagai nama resmi.

Perubahan nama negara biasanya berkaitan dengan perubahan rezim atau pemerintahan. Ini jadi cara untuk menunjukkan identitas baru atau menghilangkan jejak masa lalu yang tidak diinginkan.