Ferdinand Magellan Bukan Orang Pertama yang Keliling Bumi, Selama Ini Kita Ditipu?
- Youtube
Cianjur – Selama ini kita percaya Ferdinand Magellan orang pertama yang keliling dunia. Ternyata kita semua salah besar karena Magellan tidak pernah selesai perjalanan kelilingnya.
Dilansir dari Channel Youtube Geografyi, Magellan terbunuh di Filipina sebelum bisa balik ke Spanyol. Jadi siapa dong yang benar-benar jadi orang pertama keliling dunia?
Kisah ini mulai tahun 1519 ketika Ferdinand Magellan berangkat dari Spanyol dengan lima kapal. Dia berlayar ke barat cari rute baru menuju kepulauan rempah-rempah.
Kematian Magellan di Filipina
Setelah berhasil lewati Selat Magellan, kapal mereka sampai di Filipina. Magellan langsung klaim Filipina atas nama Spanyol dan coba paksa penduduk lokal tunduk.
Lapu-Lapu, kepala suku setempat, tolak tunduk pada kekuasaan Spanyol. Konflik pun pecah antara pasukan Magellan dengan suku Lapu-Lapu.
Dalam pertempuran tanggal 27 April 1521, Magellan terbunuh oleh panah beracun. Jasadnya ditinggal begitu saja di tempat kejadian, mungkin bentuk balas dendam awaknya.
Juan Sebastian Elcano Ambil Alih Komando
Setelah kematian Magellan, ekspedisi dalam keadaan kacau. Juan Sebastian Elcano akhirnya ambil alih komando kapal Victoria.
Hanya tersisa dua kapal dari lima kapal awal. Kapal Trinidad rusak parah dan awaknya ditangkap Portugis.
Elcano putuskan pulang ke Spanyol dengan kapal Victoria saja. Dia pilih rute berbahaya lewat Samudra Hindia untuk hindari patroli Portugis.
Perjalanan Pulang yang Menegangkan
Tanggal 21 Desember 1521, kapal Victoria mulai perjalanan pulang dengan 60 orang. Mereka berlayar lewat kepulauan Melayu dan masuk Samudra Hindia.
Ini pertama kali orang Eropa seberangi perairan seluas itu. Setelah berbulan-bulan di laut tanpa lihat daratan, awak kapal hampir mati kelaparan.
Mereka terpaksa singgah di Kepulauan Tanjung Verde dan beberapa awak ditangkap Portugis. Elcano harus tinggalkan sebagian awaknya demi selamatkan muatan rempah-rempah berharga.
Pulang Sebagai Pahlawan
Tanggal 6 September 1522, Elcano akhirnya sampai di Spanyol. Dari 270 orang yang berangkat, hanya 18 orang yang berhasil balik hidup-hidup.
Mereka disambut sebagai pahlawan dan prestasi mereka diakui dunia. Raja Spanyol kasih Elcano perisai dengan tulisan Latin "Primus Circumdedisti Me" artinya "Engkau orang pertama yang keliling saya".