Aliansi BRICS Tumbuh Pesat, Amerika Serikat Mulai Ketar-ketir Kehilangan Dominasi!

Ilustrasi kekuatan BRICS
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – BRICS yang terdiri dari Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan kini menjadi kekuatan ekonomi global. Aliansi ini menguasai 35% PDB dunia, melampaui negara-negara G7 yang hanya 30%.

img_title Jet Intai SR-71 Blackbird Legendaris Amerika Serikat yang Mampu Terbang Lebih Cepat dari Rudal Musuh

Pertumbuhan ini mengancam dominasi Barat dalam tatanan global yang sudah berlangsung puluhan tahun. Pada 2024, BRICS menambah anggota baru yakni Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab.

Belum lagi 9 negara mitra termasuk Indonesia yang bergabung pada Januari 2025. Ekspansi ini menunjukkan daya tarik BRICS sebagai alternatif kekuatan dunia.

BRICS kini mencakup setengah populasi dunia dan menghasilkan sepertiga produksi minyak global. Informasi ini dilansir dari Channel Youtube Geografyi.

3. Kekuatan BRICS yang Mengancam Amerika Serikat

1. Dominasi Ekonomi Global

BRICS menguasai lebih dari sepertiga PDB dunia berdasarkan paritas daya beli. Perbedaan dengan G7 semakin melebar setiap tahunnya karena pertumbuhan ekonomi yang pesat.

China sebagai anggota terbesar menjadi ekonomi kedua dunia dengan program Belt and Road Initiative. India dengan populasi terbesar dunia menawarkan pasar domestik yang sangat besar.

2. Ancaman terhadap Dominasi Dolar

BRICS meluncurkan inisiatif mata uang alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika. Jika berhasil, mata uang ini dapat merevolusi perdagangan global.

Donald Trump bahkan mengancam tarif 100% terhadap negara yang terlibat dalam inisiatif tersebut. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman BRICS terhadap supremasi dolar.

3. Tameng Geopolitik Melawan Barat

Rusia memanfaatkan BRICS untuk memperluas hubungan di tengah isolasi akibat sanksi Barat. China memainkan peran penting sebagai mitra utama Rusia dalam perdagangan energi.

India meski memiliki perbedaan dengan China dan Rusia tetap mendukung visi BRICS. Mereka bersatu melawan dominasi Barat yang dianggap tidak adil.

Amerika Serikat kini menghadapi tantangan besar dengan ketimpangan ekonomi yang memburuk di dalam negeri. Dukungan terhadap Israel juga menuai kritik dari komunitas internasional.