Keunikan Indonesia yang Tidak Mewarisi Bahasa Penjajah Seperti Negara Lain

Indonesia tidak mewarisi Bahasa Belanda
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Tahukah kamu bahwa Indonesia adalah negara yang unik di dunia? Meskipun dijajah Belanda selama ratusan tahun, kita tidak menggunakan bahasa Belanda sebagai bahasa nasional.

img_title Sempat Viral Karena Tarian Perangnya! Inilah Sederet Budaya Suku Maori yang Masih Eksis Hingga Kini

Berbeda dengan negara-negara Amerika Selatan yang menggunakan bahasa Spanyol, atau Malaysia-Singapura yang fasih berbahasa Inggris.

Fenomena menarik ini pernah dibahas secara detail dalam Channel YouTube Geografyi. Indonesia tetap memilih Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa.

img_title Bahasa Jadi Senjata Mematikan Kolonialisme Eropa, Kerajaan Inca Hancur Karena Dendam Penerjemah!

Belanda Tidak Memaksakan Bahasanya

Sejak kontak pertama pada 1596, Belanda ternyata tidak terlalu memaksakan bahasa mereka. Selama masa VOC berlangsung 2 abad, bahasa Melayu justru lebih dominan dalam perdagangan.

img_title Memiliki Ratusan Bahasa, Inilah 10 Negara Paling Multibahasa di Dunia

Bahasa Melayu sudah digunakan sebagai bahasa perdagangan di seluruh Nusantara sebelum Belanda datang. Hal ini membuat bahasa Melayu menjadi bahasa komunikasi umum antar suku.

Kebijakan Pendidikan yang Berbeda

Ketika pemerintah Belanda mengambil alih dari VOC, mereka justru menggunakan bahasa Melayu untuk menguasai penduduk asli.

Dalam bidang pendidikan, mereka mengembangkan kurikulum Melayu untuk penduduk pribumi.

Belanda tidak bergairah mendidik rakyat jelata kecuali kelompok yang menguntungkan seperti bangsawan. Bagi mereka, rakyat biasa hanyalah tenaga kerja yang bisa dimanfaatkan.

Semangat Nasionalisme yang Kuat

Pada awal abad ke-20, Belanda baru mulai mengenalkan bahasa mereka secara luas. Namun upaya ini sudah terlambat karena penduduk pribumi telah bersatu dengan bahasa Melayu.

Sumpah Pemuda 1928 yang mengikrarkan "Berbahasa satu, Bahasa Indonesia" menjadi tamparan bagi kolonial Belanda. Maka dari itu, upaya persebaran bahasa mereka telah gagal total.

Warisan yang Tetap Ada

Meskipun tidak menjadi bahasa nasional, pengaruh bahasa Belanda tetap terasa. Sekitar 10.000 kosakata Indonesia berasal dari bahasa Belanda seperti kaos, apotek, dan kereta api.

Di beberapa kota seperti Malang, nama-nama jalan masih mempertahankan bahasa Belanda. Namun ini hanya sebagai warisan sejarah, bukan sebagai identitas bangsa.

Indonesia memegang teguh semangat nasionalisme untuk mengalahkan upaya penjajahan budaya. Pilihan menggunakan bahasa Indonesia sebagai tekad membangun identitas bangsa yang mandiri.