Rusia Produksi Massal Rudal Oreshnik dan Torpedo Nuklir Poseidon, Tak Bisa Dicegat NATO
- Youtube
Cianjur – NATO punya ribuan pangkalan militer, tapi tak bisa menghentikan dua senjata ini. Dari langit, rudal Oreshnik melesat 11.000 km per jam. Dari laut, Poseidon bisa ciptakan tsunami setinggi gedung pencakar langit.
Rudal Oreshnik kini diproduksi massal oleh Rusia. Poseidon juga sudah siap tempur dari kedalaman laut. Ini bukan senjata biasa, tapi ancaman kiamat buatan Rusia untuk melawan dominasi Barat.
Rusia kini punya alat penghancur yang tidak bisa dijegal sistem pertahanan tercanggih sekalipun. Kedua senjata ini dirancang khusus untuk memastikan jika Rusia diserang, semua akan ikut hancur.
Data lengkap tentang kedua senjata mematikan ini dirangkum dari Channel YouTube Data Fakta. Mari simak kemampuan mengerikan dari rudal Oreshnik dan torpedo nuklir Poseidon.
1. Rudal Oreshnik
Oreshnik adalah puncak teknologi hipersonik Rusia. Putin pertama kali sebut nama ini pada akhir 2023. Sejak 2024, rudal ini masuk tahap produksi massal penuh.
Kecepatannya mencapai Mach 9 atau sekitar 11.000 km per jam. Mampu terbang dalam lintasan balistik lalu masuk atmosfer dengan manuver ekstrem.
Oreshnik bisa ubah arah beberapa kali dalam kecepatan tinggi. Kemampuan manuver ini yang membuat hampir mustahil dicegat.
Oreshnik bisa terbang rendah menghindari radar. Lalu naik mendadak dan zigzag menjelang serangan. Bahkan bisa lepaskan beberapa hulu ledak ke berbagai target sekaligus dalam satu serangan.
Jangkauannya antara 2.000 hingga 6.000 km tergantung versi. Yang ditembakkan dari Kaliningrad bisa hantam Berlin dalam 6-7 menit. Dari Arkhangelsk bisa capai London kurang dari 10 menit.
Yang paling bahaya, Oreshnik diluncurkan dari kendaraan yang bisa pindah-pindah. Bisa sembunyi di hutan, pinggir jalan, bahkan terowongan kereta.
2. Torpedo Nuklir Poseidon
Di bawah laut, Poseidon jadi senjata tidak kalah menakutkan. Ini torpedo nuklir bertenaga reaktor mini. Bisa melaju 10.000 km tanpa terdeteksi sistem sonar modern.
Hulu ledaknya bisa mencapai 100 megaton. Setara 2.000 kali kekuatan bom Hiroshima. Diluncurkan dari kapal selam kelas Belgorod yang beroperasi di Samudra Pasifik.
Poseidon bisa menyelam ke kedalaman ekstrem. Menghindari deteksi radar bawah laut dan sonar militer. Dengan kecepatan 100 km per jam di bawah laut, bisa capai pantai barat Amerika dalam 5-7 hari.