Kisah Kelam Penjajahan, Suku Asli Terusir dari Tanah Leluhur Mereka Sendiri

Suku Asli Amerika, Suku Indian
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Sejarah pembentukan negara-negara besar seringkali menyimpan kisah kelam penjajahan. Di balik kemegahan negara maju, terdapat kisah kelam penduduk pribumi yang tersingkirkan.

img_title Kisah Kelam Adolf Hitler dari Anak Pemalas Jadi Diktator Paling Kejam!

Penjajahan Eropa ke berbagai benua meninggalkan jejak pahit bagi suku-suku asli. Mereka kehilangan tanah leluhur dan identitas budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

Fenomena peminggiran suku asli terjadi di hampir seluruh benua yang mengalami penjajahan Eropa. Dilansir dari Channel Youtube Data Fakta, Australia, Amerika, hingga negara-negara kecil mengalami nasib serupa.

img_title Kalau Jerman Menang Perang Dunia 2, Indonesia Masih Dijajah Jepang!

1. Suku Aborigin, Australia

Suku Aborigin merupakan penghuni asli benua Australia selama ribuan tahun. Pada saat kedatangan Eropa, terdapat sekitar 1 juta orang Aborigin yang terbagi dalam 300 klan.

img_title Wangsit Prabu Siliwangi Sebelum Menghilang, Sekarang Jadi Kenyataan?

Australia sebenarnya adalah tempat pembuangan narapidana Inggris sejak 1788. Sebanyak 1.500 bandit diangkut menggunakan 11 kapal ke pelabuhan Sydney.

Kedatangan orang Eropa secara masif dimulai saat ditemukannya emas pada 1851. Orang-orang Eropa berbondong-bondong datang dan membuat Aborigin semakin tersisih.

Perayaan Australia Day oleh keturunan Eropa kontras dengan pandangan Aborigin. Mereka menyebut tanggal tersebut sebagai "Invasion Day" atau hari penjajahan.

2. Suku Indian, Amerika

Suku Indian sebenarnya terdiri dari berbagai suku seperti Apache, Mohawk, dan Sioux. Sebutan "Indian" diciptakan Christopher Columbus yang mengira telah sampai di India.

Awalnya penduduk asli menyambut baik kedatangan orang Eropa. Namun lama-kelamaan tanah dan lahan mereka dirampas melalui perang dan konflik berdarah.

Sejarah mencatat berbagai peristiwa berdarah seperti pertempuran Tippecanoe dan berbagai perang suku. Ini menyebabkan jumlah penduduk asli semakin berkurang drastis.

Kini para Indian mengalami diskriminasi dengan ditempatkan di wilayah reservasi. Kondisi ini sangat menyedihkan mengingat mereka adalah pemilik sah tanah Amerika.

3. Suku Maori, Selandia Baru

Selandia Baru merupakan kepulauan terakhir yang dihuni manusia di dunia. Suku Maori mulai tinggal di sana sejak tahun 1250-1300 Masehi.

Pada era 1800-an Inggris datang dan menandatangani Perjanjian Waitangi tahun 1840. Perjanjian ini menjadikan Selandia Baru sebagai jajahan Imperium Britania.

Peperangan Selandia Baru berlangsung selama tahun 1840-an. Jumlah imigran Eropa meningkat tajam dan mengubah komposisi penduduk.

Saat ini dari 4,4 juta penduduk New Zealand, 69% keturunan Eropa. Suku asli Maori hanya tersisa 14,6% dari total populasi.

Halaman Selanjutnya
img_title