Dianggap Terbaik di Dunia, Mengapa Sistem Pendidikan Finlandia Tidak Ada PR dan Ranking?
- Youtube
Cianjur – Sistem pendidikan merupakan pilar kemajuan sebuah bangsa. Berbagai negara berlomba menciptakan metode pembelajaran terbaik untuk generasi mudanya.
Finlandia menjadi sorotan dunia berkat keberhasilan sistem pendidikannya. Negara Nordic ini berhasil meraih peringkat teratas dalam berbagai penilaian internasional.
Keunikan pendidikan Finlandia terletak pada pendekatannya yang berbeda dari kebanyakan negara. Mereka tidak menerapkan sistem ranking dan pekerjaan rumah yang memberatkan siswa.
VIVA Cianjur merangkum informasi ini dari Channel YouTube Data Fakta untuk memberikan gambaran lengkap mengenai pendidikan Finlandia.
Standar Usia yang Ketat
Anak-anak Finlandia baru boleh masuk sekolah dasar saat berusia 7 tahun. Aturan ini diterapkan secara konsisten tanpa pengecualian.
Pemerintah Finlandia percaya bahwa anak di bawah 7 tahun belum matang secara mental. Mereka menganggap pembelajaran formal terlalu dini dapat menimbulkan kejenuhan.
Tidak Ada Ujian dan PR
Sistem ujian di Finlandia sangat minimal dibanding negara lain. Siswa hanya menghadapi satu ujian formal saat berusia 16 tahun.
Pekerjaan rumah hampir tidak ada dalam sistem pendidikan mereka. Jika ada tugas, tingkat kesulitannya tidak memberatkan siswa.
Waktu Istirahat yang Optimal
Jam istirahat mendapat perhatian khusus dalam sistem pendidikan Finlandia. Siswa mendapat waktu istirahat selama 75 menit setiap harinya.
Waktu bermain anak sangat dihargai dan dianggap penting untuk perkembangan. Prof. Erno Lehtinen dari Universitas Turku menekankan pentingnya bermain bagi anak.
Tidak Ada Sistem Ranking
Kemampuan setiap anak berbeda dan hal ini diakui sepenuhnya oleh sistem pendidikan Finlandia. Mereka tidak menerapkan sistem akselerasi atau kelas unggulan.
Semua siswa diperlakukan sama tanpa pembedaan berdasarkan kemampuan akademik. Pendekatan ini mencegah diskriminasi antara siswa pintar dan kurang pintar.
Pendidikan Gratis dan Praktis
Biaya pendidikan menjadi beban berat bagi banyak keluarga di berbagai negara. Finlandia mengatasi masalah ini dengan memberikan pendidikan gratis 100%.
Kebijakan pendidikan gratis berlaku hingga jenjang perguruan tinggi. Hasilnya, 93% penduduk Finlandia adalah lulusan sekolah tinggi.
Kelas sains di Finlandia dilengkapi fasilitas lengkap dengan maksimal 16 siswa. Jumlah siswa yang sedikit memungkinkan pembelajaran praktis yang optimal.