Geger! 14 Negara Bagian AS Gugat Trump dan Elon Musk, FBI Bentuk Satgas Khusus
- Youtube
Cianjur – Amerika Serikat kembali bergolak dengan gelombang demonstrasi besar-besaran menentang kebijakan Donald Trump dan Elon Musk.
Protes untuk Trump dan Elon Musk yang disebut "50 Protes 50 Negara Bagian" dan "Tesla Takedown" terus meluas ke seluruh negeri.
Situasi semakin memanas ketika 14 negara bagian secara resmi menggugat Trump dan Musk. FBI bahkan harus membentuk satuan tugas khusus untuk menangani serangan terhadap dealer Tesla.
Apa yang sebenarnya terjadi di negeri Paman Sam? Bagaimana masa depan pemerintahan Amerika jika kerusuhan terus berlanjut? VIVA Cianjur merangkum informasi ini dari Channel Youtube Data Fakta.
Akar Permasalahan Demonstrasi
Unjuk rasa "Stand Up For Science" dimulai dari Washington DC pada 7 Maret. Ribuan demonstran menuntut pemulihan dana ilmiah federal yang dipotong pemerintahan Trump.
Di Manhattan, ratusan orang berunjuk rasa di depan dealer Tesla. Sebagian mengecam Elon Musk, sebagian lain menuntut penutupan Departemen Efisiensi Pemerintah yang memangkas anggaran federal.
DOGE dan Dampaknya pada Pekerja
DOGE (Department of Government Efficiency) adalah kelompok penasihat yang dipimpin Elon Musk. Amanat dari Trump ini bertujuan menangani pengeluaran tak terkendali pemerintah.
Dalam wawancara dengan Fox News, Musk berbicara tentang utang nasional yang meningkat. Upaya memangkas tenaga kerja federal dan program sosial populer diklaim akan menyelamatkan negara.
PHK Massal dan Krisis Ekonomi
Angka PHK yang diumumkan pengusaha Amerika melonjak ke level tertinggi sejak dua resesi terakhir. Situasi diperparah PHK massal ribuan pegawai pemerintah federal oleh DOGE.
Senator Bernie Sanders mengatakan tidak akan membiarkan Amerika menjadi oligarki. Negara ini dibangun oleh para pekerja dan tidak akan dibiarkan segelintir miliarder menjalankan pemerintahan.
Gerakan Tesla Takedown
ActionNetwork.org menulis bahwa Elon Musk menghancurkan demokrasi Amerika. Dia menggunakan kekayaan yang dibangun di Tesla untuk melakukan hal tersebut.
Demonstrasi Tesla Takedown berlangsung di seluruh Amerika bahkan menjangkau luar negeri. Penyelenggara menyebutnya sebagai hari aksi global dengan protes di 253 kota di seluruh dunia.
Perusahaan penempatan kerja Challenger Grey and Christmas melaporkan PHK terencana melonjak 245%. Angka mencapai 170.000 pada Februari, level tertinggi sejak pandemi COVID-19 Juli 2020.