Subhanallah! Putra Abu Jahal yang Keras Kepala Ini Akhirnya Masuk Islam dan Mati Syahid

Ikrimah bin Abu Jahal
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Pernahkah kamu mendengar kisah Ikrimah bin Abu Jahal? Dia adalah putra dari salah satu musuh terbesar Islam, Abu Jahal.

img_title Fakta Menarik Bupati Pertama Cianjur yang Wajib Diketahui, Benarkah Ia Keturunan Kerajaan Galuh?

Namun takdir Allah sangat menakjubkan, sang putra yang awalnya memusuhi Islam akhirnya menjadi seorang mujahid yang gugur sebagai syahid.

Ikrimah berusia 30 tahun ketika Rasulullah mulai berdakwah secara terbuka.

Sebenarnya dia memiliki pandangan yang luas dan maju seperti pemuda Mekah lainnya. Namun sikap keras ayahnya yang membenci Islam membuat Ikrimah ikut memusuhi Rasulullah SAW.

VIVA Cianjur merangkum informasi ini dari Channel Youtube Ensiklopedia Al Fatih. Tidak ada yang mustahil bagi Allah untuk memberikan hidayah kepada siapa pun.

Masa Kelam Sebagai Musuh Islam

Ikrimah memusuhi Rasulullah SAW hanya karena ingin menyenangkan hati ayahnya. Abu Jahal yang sangat membenci Islam membuat anaknya ikut membenci agama tauhid ini.

Setelah Abu Jahal tewas dalam Perang Badar, sikap Ikrimah berubah total. Yang tadinya memusuhi Islam untuk menyenangkan ayah, kini dia memusuhi karena dendam. 

Perlawanan yang Sia-sia

Dalam Perang Uhud, Ikrimah melampiaskan dendamnya dengan ganas. Dia bertempur dengan semangat balas dendam yang membara. Namun semua usahanya tidak mampu mengalahkan kekuatan Islam yang semakin berkembang.

Ketika Perang Handak terjadi, Ikrimah tidak sabar dengan pengepungan yang membosankan. Dia nekat menyerbu benteng kaum Muslim sendirian. Usahanya sia-sia dan malah membuatnya lari terbirit-birit dihujani panah kaum Muslim.

Fathu Mekah dan Pelarian

Saat Fathu Mekah, mayoritas kaum Quraisy memutuskan tidak menghalangi Rasulullah masuk kota. Namun Ikrimah dan beberapa pengikutnya tetap nekad melawan. Mereka menyerang pasukan besar kaum Muslim dengan sia-sia.

Serangan Ikrimah berhasil dipatahkan oleh Khalid bin Walid. Merasa takut akan dihukum mati, Ikrimah melarikan diri ke Yaman. Dia meninggalkan istri dan hartanya demi menyelamatkan nyawa dari ancaman hukuman.

Pintu Taubat yang Terbuka

Istri Ikrimah, Ummu Hakim, menemui Rasulullah untuk meminta pengampunan bagi suaminya. Dengan hati yang mulia, Rasulullah SAW memberikan jaminan keamanan. 

Rasulullah bahkan berpesan kepada para sahabat untuk tidak memaki Abu Jahal ketika Ikrimah datang.

Beliau mengatakan bahwa memaki orang yang sudah meninggal hanya akan menyakiti orang yang masih hidup. Betapa mulianya akhlak Rasulullah SAW.

Momen Bersejarah Masuk Islam

Ketika Ikrimah tiba di Mekah, Rasulullah menyambutnya dengan gembira. Tidak ada rasa dendam atau kebencian dalam hati Rasulullah SAW. Beliau duduk bersama Ikrimah dan menerima pengucapan dua kalimat syahadatnya.

Ikrimah berjanji akan menebus semua kesalahannya di masa lalu.

Setiap dana yang pernah dia keluarkan untuk memberantas Islam akan dia ganti berlipat ganda. Setiap Muslim yang gugur di tangannya akan dia tebus dengan membunuh kaum musyrikin.

Sejak masuk Islam, Ikrimah berubah total menjadi seorang mujahid sejati. Dia bergabung dengan pasukan berkuda yang cekatan dan gagah berani. Selain itu, dia juga menjadi ahli ibadah dan rajin membaca Al-Qur'an di masjid.

Dalam Perang Yarmuk, Ikrimah bertempur dengan keberanian luar biasa. Khalid bin Walid bahkan mengingatkannya untuk tidak gegabah karena kematiannya adalah kerugian besar. Namun Ikrimah tetap maju tanpa takut menghadapi maut.

Akhir Hidup yang Mulia

Di akhir pertempuran Yarmuk, tiga mujahid tergeletak kritis dengan luka parah. Mereka adalah Al-Harits bin Hisyam, Ayyasy bin Abi Rabiah, dan Ikrimah bin Abu Jahal.

Ketika Al-Harits meminta air minum, dia malah menyuruh memberikan kepada Ikrimah terlebih dahulu.

Ikrimah pun melakukan hal yang sama dengan menyuruh memberikan air kepada Ayyasy dulu. Ketika air sampai ke Ayyasy, dia sudah meninggal dunia. Saat kembali kepada Al-Harits dan Ikrimah, keduanya juga sudah menghembuskan nafas terakhir sebagai syahid.

img_title Penemuan Langka, Empat Benda Peninggalan Nabi yang Paling Diburu Umat Islam!