Inilah Perang Dahsyat di Akhir Zaman, Hanya 1 dari 100 Keluarga Muslim yang Selamat?

Ilustrasi kehancuran bumi karena perang
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Pernahkah kamu membayangkan seperti apa perang besar di akhir zaman? Al Malhamah Al Kubra menjadi salah satu tanda kiamat yang paling mengerikan.

img_title Jet Tempur MIG-15 Soviet yang Pernah Mendominasi Perang Korea

Menurut hadits yang diriwayatkan Abu Daud, perang ini dimulai dari sebuah perjanjian damai. Umat Islam dan bangsa Romawi akan bersekutu melawan musuh bersama. Namun perdamaian ini tidak akan bertahan lama.

Perjanjian damai tersebut memungkinkan umat Islam berdakwah dengan bebas. Banyak warga Eropa dan Amerika yang kemudian masuk Islam. Bahkan pasukan militer Romawi pun banyak yang memeluk agama Islam.

img_title Pengungsi Sudan Ubah Gurun Sahara Jadi Lahan Hijau di Chad, Menakjubkan!

VIVA Cianjur merangkum informasi ini dari Channel Youtube Ensiklopedia Al Fatih.

Awal Mula Konflik Besar

img_title Drone AI Jadi Revolusi Senjata Canggih yang Mengubah Perang Modern di Dunia

Setelah berhasil menaklukkan Persia, masalah mulai muncul. Bangsa Romawi merasa dirugikan dalam pembagian ghanimah atau harta rampasan perang. Imam Mahdi membagikan harta sesuai syariat Islam.

Ketegangan semakin memuncak saat banyak militer Romawi masuk Islam. Para petinggi Romawi mulai khawatir dengan masa depan bangsa mereka. Mereka merasa perjanjian damai tidak lagi menguntungkan.

Pemicu Pecahnya Perang

Saat pasukan kembali dari perang Persia, terjadi insiden yang memicu kehancuran. Seorang tentara Kristen mengangkat salib dan berteriak memuji salib. Seorang Muslim yang marah langsung memukulnya.

Bangsa Romawi menggunakan peristiwa ini sebagai alasan untuk mengkhianati perjanjian. Mereka mengklaim bahwa kemenangan atas Persia adalah kemenangan mereka semata. Tentu saja membuat umat Islam sangat marah.

Persiapan Perang Besar

Bangsa Romawi kemudian mengumpulkan seluruh kekuatan militer Eropa. Sebanyak 80 negara barat bersiap mengirim pasukan terbaik mereka. Setiap negara akan mengirim 12.000 tentara pilihan.

Total pasukan yang akan berperang mencapai 960.000 tentara. Jumlah yang sangat fantastis untuk ukuran perang di zaman tersebut. Mereka bersiap menghadapi Imam Mahdi dan seluruh umat Islam.

Dahsyatnya Pertempuran

Al Malhamah Al Kubra disebut sebagai pertempuran paling dahsyat sepanjang sejarah. Korban yang berjatuhan akan sangat besar di kedua belah pihak. Dari setiap 100 keluarga Muslim, hanya satu orang yang akan selamat.

Sementara itu, dari 960.000 pasukan Romawi, hanya satu orang yang akan tersisa hidup. Angka ini menunjukkan betapa dahsyatnya pembantaian yang akan terjadi. Perang ini benar-benar akan mengguncang seluruh dunia.