Kerajaan Terbesar di Nusantara yang Pernah Menguasai Asia Tenggara, Mana Saja?

Kerajaan terhebat di Nusantara
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Sebelum menjadi negara kesatuan, Nusantara pernah diperintah oleh berbagai kerajaan besar yang sangat berpengaruh. Kerajaan-kerajaan ini memiliki kekuatan militer, ekonomi, dan budaya.

img_title Indonesia Minati JF-17 dan Tank Al-Khalid Pakistan, Bagaimana Strategi Modernisasi Alutsista TNI!

Kerajaan terbesar di Nusantara tidak hanya menguasai wilayah Indonesia saat ini. Beberapa kerajaan bahkan memperluas kekuasaan hingga ke negara-negara tetangga di Asia Tenggara.

Dari Majapahit hingga Kutai, setiap kerajaan memiliki keunikan tersendiri. Jejak peradaban mereka masih bisa kita rasakan hingga hari ini. Viva Cianjur mengutip dari Channel Youtube Data Fakta.

img_title Airbus A400M Atlas Pesawat Angkut TNI AU, Indonesia Pertama di Asia Tenggara Memilikinya!

1. Kerajaan Majapahit

Majapahit berdiri tahun 1293 hingga 1500 dan menjadi kerajaan paling berpengaruh di Nusantara. Sumpah Palapa Gajah Mada berhasil menyatukan hampir seluruh wilayah Indonesia di bawah kekuasaan Majapahit.

img_title Fosil Gajah Purba Stegodon Berusia 800 Ribu Tahun Ditemukan di Nganjuk!

Kerajaan yang didirikan Raden Wijaya ini menguasai wilayah dari Sumatera hingga Papua. Bahkan ekspansi Majapahit mencapai Malaysia, Brunei, Singapura, sebagian Thailand dan Filipina.

Menurut Kitab Negarakertagama, tidak kurang dari 98 kerajaan pernah bernaung di bawah Majapahit. Kekuatan militer dan diplomasi Majapahit membuat kerajaan ini disegani di seluruh Asia Tenggara.

2. Kerajaan Sriwijaya

Sriwijaya berkembang di Sumatera abad ke-8 hingga ke-12 sebagai pusat perdagangan maritim. Kerajaan ini menguasai Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan penting antara Cina dan India.

Selain unggul dalam perdagangan, Sriwijaya juga berperan dalam penyebaran agama Buddha. Kerajaan ini menjadi pusat pembelajaran Buddha yang menarik pelajar dari berbagai negara.

Sriwijaya juga berperan dalam penyebaran bahasa Melayu sebagai bahasa perdagangan. Hubungan dagang yang erat dengan Cina, India, dan kepulauan Malaysia membuat Sriwijaya sangat berpengaruh.

3. Kerajaan Mataram

Kerajaan Mataram memiliki dua periode yaitu Mataram Kuno (abad ke-8) dan Mataram Islam (abad ke-16-18). Mataram Kuno meninggalkan warisan arsitektur megah seperti Candi Borobudur dan Prambanan.

Mataram memiliki sektor pertanian dan perdagangan yang sangat maju. Kemakmuran rakyat dan pengaruh kuat di Pulau Jawa membuat Mataram menjadi kekuatan regional yang disegani.

Seni dan budaya Mataram juga berkembang pesat terutama dalam bidang sastra dan arsitektur. Candi-candi peninggalan Mataram hingga kini menjadi kebanggaan dunia dan diakui UNESCO.

Halaman Selanjutnya
img_title