Mega Proyek Bernilai Triliunan yang Berakhir Jadi Kota Hantu, Bikin Geleng-geleng Kepala!

Mega proyek tidak berguna
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Pernahkah kamu membayangkan sebuah mega proyek yang dibangun dengan dana triliunan namun berakhir tidak berguna

img_title Dulu Megah Kini Sepi, Ini Deretan Mall Terbengkalai di Indonesia yang Kini Tinggal Cerita Mistis!

Mega proyek seharusnya memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan perekonomian negara. Sayangnya, beberapa proyek pembangunan malah berakhir menjadi monumen kegagalan.

Dari jalan raya termahal hingga bandara yang terbengkalai, kisah-kisah ini membuktikan betapa pentingnya perencanaan matang. Mega proyek yang menjadi proyek mangkrak ini bisa jadi pelajaran.

img_title Mega Proyek Terusan Panama, Membelah Benua dengan Puluhan Ribu Korban Jiwa

Viva Cianjur mengutip dari Channel Youtube Data Fakta yang mengulas mega proyek yang gagal di dunia.

1. Interstate H-3 Hawaii

img_title Patung Tertinggi hingga Bandara Terluas, Ini 7 Mega Proyek Paling Mahal di Dunia

Interstate H-3 merupakan jalan raya sepanjang 26 kilometer yang menghubungkan antar pulau di Hawaii. Proyek ini memakan waktu 26 tahun untuk diselesaikan dan menghabiskan dana 1,3 miliar dollar Amerika.

Pembangunan dimulai sejak 1966 namun baru selesai pada 1997 karena berbagai kontroversi. Masyarakat asli Hawaii menolak menggunakan akses ini karena menganggapnya terkutuk.

Banyak situs budaya dan agama penting yang dihancurkan selama pembangunan. Hingga kini, jalan raya ini dianggap sebagai mega proyek paling tidak berguna bagi penduduk lokal.

2. Bandara Ciudad Real Spanyol

Bandara Ciudad Real dibangun sebagai alternatif bandara Madrid yang sudah sangat padat. Proyek ini memiliki landasan pacu terpanjang di Eropa dan mampu melayani 2 juta penumpang.

Sayangnya, bandara ini harus tutup setelah beroperasi hanya 4 tahun. Perusahaan pengembang mengalami kebangkrutan pada 2012 dengan utang 350 juta dollar.

Lokasi yang terlalu jauh dari Madrid membuat penumpang enggan menggunakannya. Bandara yang menghabiskan 1 miliar euro ini akhirnya dilelang dengan harga 100 ribu kali lebih murah.

3. Naypyidaw Myanmar

Myanmar memindahkan ibu kota dari Yangon ke Naypyidaw pada 2005 dengan harapan besar. Kota baru ini dibangun dengan fasilitas mewah termasuk 20 jalur jalan raya dan pagoda megah.

Namun kenyataannya, Naypyidaw justru dijuluki kota hantu karena sangat sepi. Sebagian besar penduduk Myanmar tidak mampu tinggal di kota yang terlalu mewah ini.

Kurangnya fasilitas kesehatan dan pendidikan berkualitas membuat kota ini tidak menarik. 

Dana triliunan rupiah bisa terbuang sia-sia jika proyek pembangunan tidak direncanakan dengan baik dan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat.