Kejadian Nyata Zaman Es, Pernah Bekukan Seluruh Bumi dalam Jutaan Tahun
- Youtube
Cianjur – Pernahkah kamu membayangkan bumi yang sepenuhnya tertutup es? Zaman es adalah masa ketika suhu bumi turun drastis dan lapisan es meluas ke mana-mana.
Fenomena periode glasial ini bukan cuma cerita dalam film. Sejarah mencatat bahwa bumi pernah mengalami lima zaman es besar selama miliaran tahun.
Periode glasial terakhir berakhir sekitar 11.700 tahun lalu. Saat itu mamut berbulu masih berkeliaran di stepa yang beku dengan iklim yang sangat dingin.
Bayangkan betapa ekstremnya kondisi bumi purba pada masa itu. Es tebal menutupi sebagian besar daratan dan lautan membeku di berbagai tempat.
Ketika Es Menutupi Sebagian Besar Bumi
Zaman es tidak berarti seluruh permukaan bumi membeku total. Lapisan es tebal menutupi wilayah kutub dan pegunungan tinggi di seluruh dunia.
Di Amerika Utara, es membentang dari Kanada hingga bagian utara Amerika Serikat. Sementara di Eropa, lapisan es Skandinavia menutupi Inggris, Jerman, dan Rusia.
Kondisi beku ini membuat permukaan laut turun hingga 120 meter. Air laut terperangkap dalam bentuk es raksasa di berbagai benua.
Akibatnya, muncul jembatan darat seperti jembatan Bering antara Siberia dan Alaska. Hewan-hewan purba bisa bermigrasi dengan bebas antar benua.
Penyebab Terjadinya Periode Glasial
Para ilmuwan percaya zaman es terjadi karena siklus Milankovitch. Siklus ini berkaitan dengan perubahan orbit bumi terhadap matahari setiap ribuan tahun.
Perubahan bentuk orbit bumi dari sirkular menjadi elips mempengaruhi radiasi matahari. Ketika bumi menerima radiasi lebih sedikit, suhu global turun drastis.
Kemiringan sumbu bumi juga berubah antara 22,1 hingga 24,5 derajat. Perubahan ini mempengaruhi kontras antara musim panas dan musim dingin.
Faktor lain seperti aktivitas vulkanik dan kadar gas rumah kaca juga berperan. Penurunan karbon dioksida bisa memicu proses pendinginan global.
Kehidupan di Masa Zaman Es
Hewan-hewan purba harus beradaptasi dengan kondisi ekstrem selama periode glasial. Mamut berbulu mengembangkan bulu tebal untuk melindungi tubuh dari dingin.
Badak berbulu dan bison juga memiliki adaptasi serupa. Mereka hidup di stepa luas yang kering dan dingin selama ribuan tahun.