7 Letusan Gunung Berapi Paling Mengerikan dalam Sejarah, Korban Jutaan Orang!
- id.pinterest.com
Cianjur – Kekuatan alam memang tidak bisa diprediksi, terutama ketika gunung berapi mulai murka.
Sepanjang sejarah, letusan gunung berapi telah mengubah wajah bumi dan menewaskan jutaan orang.
Dampaknya tidak hanya lokal, tapi bisa mengubah iklim dunia dan melumpuhkan perekonomian global.
Mari kita telusuri tujuh letusan paling dahsyat yang pernah tercatat dalam sejarah.
Kisah-kisah ini menunjukkan betapa kecilnya manusia di hadapan kekuatan alam yang tak terbendung. Siap-siap merinding membaca kisah kehancuran yang luar biasa ini.
1. Tambora 1815
Gunung Tambora di Indonesia mencatat sejarah kelam pada April 1815.
Letusan dahsyat ini memuntahkan 36 mil kubik abu dan gas, termasuk 60 megaton belerang ke atmosfer.
Dampaknya membuat suhu bumi turun hampir 5,4 derajat Fahrenheit, memicu kelaparan global.
Eropa dan Amerika Utara mengalami salju lebat di musim yang seharusnya hangat.
Total korban jiwa mencapai 90.000 orang, dengan 10.000 tewas langsung akibat letusan dan 80.000 lainnya karena kelaparan serta penyakit.
Tahun 1816 dikenal sebagai "tahun tanpa musim panas" akibat letusan ini.
2. Krakatau 1883
Agustus 1883, Gunung Krakatau meletus dengan suara yang terdengar hingga Australia, berjarak 2.200 mil!
Ledakan ini memicu tsunami mematikan yang menewaskan 36.000 orang dan mengubah bentuk pulau secara permanen.
Abu vulkanik menutupi area seluas 300.000 mil persegi, menggelapkan langit selama berhari-hari.
Kekuatan letusannya setara dengan 200 megaton TNT.
Gelombang suara dari letusan ini mengelilingi bumi hingga tujuh kali dan masih bisa dideteksi oleh barometer di seluruh dunia.
3. Vesuvius 79 Masehi
Tanggal 24 Agustus 79 Masehi menjadi hari terakhir bagi penduduk Pompeii dan Herculaneum.
Gunung Vesuvius meletus dan mengubur kedua kota di Italia ini di bawah abu setinggi 19 kaki.
Gas beracun dan piroklastik mengalir dengan kecepatan tinggi, membuat penduduk tidak sempat mengungsi.
Ironisnya, abu vulkanik yang membunuh mereka juga melestarikan kota dengan sempurna.
Ketika ditemukan pada abad ke-16, Pompeii menjadi jendela waktu yang memperlihatkan kehidupan Romawi kuno dengan detail yang menakjubkan.
4. Pinatubo 1991
Setelah tidur selama 600 tahun, Gunung Pinatubo di Filipina tiba-tiba bangun pada 1991.
Letusan ini mengeluarkan abu dan gas hingga 28 mil ke udara, memaksa 100.000 orang mengungsi.