Mohammed bin Salman, Pangeran Muda dengan Ambisi Besar Mengubah Arab Saudi

Mohammed bin Salman
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Mohammed bin Salman atau MBS memang sosok yang tak bisa diabaikan di panggung politik dunia. Putra mahkota Arab Saudi ini menjadi sorotan publik internasional sejak diangkat pada April 2015 lalu.

img_title Kapal USNS Muat 742 Kendaraan Tempur, Salah 6 Inci Bisa Tenggelam!

Putra mahkota yang sering dipanggil MBS ini sudah melahirkan berbagai kebijakan. Ambisi besarnya untuk mengubah wajah Arab Saudi dari negara ultrakonservatif menjadi lebih moderat memang menuai pro dan kontra.

Biografi Mohammed bin Salman dimulai dari kelahirannya di Jeddah pada 31 Agustus 1985. Ia merupakan putra pertama Raja Salman dari istri ketiganya, Fahda binti Falah bin Sultan Al Hithalayn.

img_title Pesawat Bomber Legendaris B-25 Mitchell yang Ubah Jalan Perang Dunia 2

Fakta menarik tentang latar belakang keluarga MBS adalah ayahnya memiliki tiga istri dengan total 13 anak. Informasi lengkap mengenai sosok kontroversial ini dilansir dari Channel Youtube Data Fakta.

Pendidikan dan Kepribadian MBS

img_title Senjata Laser China LY-1 Kembali Viral, Benarkah Bisa Cegat Rudal dan Drone?

Berbeda dengan anak penguasa pada umumnya, Mohammed bin Salman memilih menempuh pendidikan di dalam negeri. Ia menyelesaikan studinya di Universitas King Saud Riyadh dengan gelar sarjana hukum pada 2007.

Keputusan ini dianggap patriotik oleh rakyat Saudi dan membuatnya disebut sebagai putra bangsa. Namun konsekuensinya, MBS tidak terlalu fasih berbahasa Inggris dibanding pangeran lainnya.

Jabatan Strategis dan Julukan "Mister Everything"

Pangeran Mohammed bin Salman memegang berbagai posisi penting dalam pemerintahan Saudi. Diplomat Barat bahkan menjulukinya sebagai "Mister Everything" karena kekuasaannya yang luar biasa.

Beberapa jabatan strategis yang dipegangnya antara lain:

1. Ketua Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan (2016)

Posisi ini membuatnya mengawasi perekonomian Saudi secara keseluruhan. MBS bertanggung jawab merancang strategi ekonomi jangka panjang negara.

2. Menteri Pertahanan (2015-sekarang)

Di usia yang relatif muda, ia dipercaya mengendalikan militer Saudi. Jabatan ini membuatnya terlibat langsung dalam berbagai konflik regional.

3. Putra Mahkota (2017-sekarang)

Pengangkatan MBS sebagai pewaris tahta menggantikan sepupunya Muhammad bin Nayef cukup mengejutkan. Keputusan Raja Salman ini mengubah jalur suksesi kerajaan Saudi.

4. Wakil Perdana Menteri

Posisi ini memperkuat pengaruhnya dalam pengambilan keputusan pemerintahan. MBS kini menjadi orang kedua terpenting setelah ayahnya.

Saudi Vision 2030 dan Reformasi Radikal

Ambisi terbesar Mohammed bin Salman adalah proyek Saudi Vision 2030 yang diumumkan pada April 2016. Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan Saudi pada sektor minyak bumi.

Halaman Selanjutnya
img_title