Donald Trump Kirim Rudal Patriot ke Ukraina, Buntut Kecewa dengan Vladimir Putin?
- Youtube
Cianjur – Donald Trump akhirnya mengambil sikap tegas terhadap Vladimir Putin yang terus melancarkan serangan ke Ukraina. Presiden AS ini mengumumkan akan mengirim rudal Patriot ke Ukraina melalui NATO.
Kekecewaan Trump terhadap Putin semakin memuncak setelah upaya diplomasi tidak membuahkan hasil. Rudal Patriot menjadi senjata andalan yang diharapkan bisa mengubah situasi perang di Ukraina.
Keputusan mengirim rudal Patriot ini menandai perubahan strategi Donald Trump dalam menghadapi Rusia. Mari kita simak perkembangan terbaru konflik antara dua negara ini.
Vladimir Putin Abaikan Ultimatum, Rusia Gencar Serang Ukraina
Trump memberikan ultimatum kepada Putin untuk menghentikan perang dalam 50 hari. Namun Vladimir Putin seolah tidak peduli dan justru meningkatkan intensitas serangan ke Ukraina.
Rusia melancarkan serangan drone dan rudal yang lebih dahsyat dari tiga tahun terakhir. Pasukan Rusia berhasil menguasai dua desa di Ukraina Timur, satu di Zaporizia dan satu di Donetsk.
Serangan terbaru menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai 53 orang lainnya. Apartemen, rumah, dan gedung sekolah rusak akibat puing-puing drone di kota Dnipro.
Intensitas serangan ini membuktikan bahwa Putin tidak akan mudah menyerah. Donald Trump kemudian memutuskan untuk mengambil langkah yang lebih tegas dengan mengirim senjata canggih.
Donald Trump Siapkan Sanksi dan Rudal Patriot untuk Ukraina
Menghadapi sikap keras kepala Putin, Trump mengancam sanksi ekonomi baru yang lebih berat. "Kami akan menerapkan tarif yang sangat ketat jika tidak ada kesepakatan dalam 50 hari, tarif sekitar 100%," kata Trump.
Selain sanksi, Trump juga mengumumkan pengiriman rudal Patriot ke Ukraina melalui sekutu NATO. Amerika akan menjual 17 unit sistem Patriot lengkap dengan baterainya kepada negara-negara NATO.
Rudal Patriot merupakan satu-satunya senjata yang mampu menahan rudal balistik berkecepatan tinggi Rusia. Sistem pertahanan udara ini sangat dibutuhkan Ukraina untuk melindungi kota-kotanya.
Trump menegaskan bahwa hubungannya dengan Putin belum berakhir meski situasi semakin tegang. Presiden AS ini masih memberikan ruang diplomasi sambil menekan melalui ancaman sanksi dan senjata.
Rudal Patriot Andalan Ukraina Hadapi Serangan Rusia