Hidup Tanpa Matahari! Inilah Sederet Kota Tergelap di Dunia yang Jarang Disinari Matahari
- Youtube
Cianjur – Tahukah kamu bahwa ada kota-kota di dunia yang hampir tidak pernah melihat matahari?
Bukan karena malam yang panjang, tapi karena matahari benar-benar tidak terbit selama berbulan-bulan.
Fenomena ini dikenal dengan nama polar night dan terjadi di wilayah dekat kutub bumi.
Kondisi ini menciptakan tantangan unik bagi penduduk yang tinggal di sana.
Murmans: 40 Hari Tanpa Matahari
Murmans, Rusia, berada di dekat lingkar Arktik. Setiap musim dingin, kota ini mengalami kegelapan penuh selama 40 hari.
Kondisi ini membuat Murmans hanya mendapat sekitar 1.715 jam sinar matahari dalam setahun. Penduduknya harus terbiasa dengan musim dingin yang panjang dan musim panas yang sangat singkat.
Kiruna: Siang Tanpa Malam dan Sebaliknya
Kiruna di Swedia mengalami polar night dan midnight sun. Artinya, matahari bisa tidak terbit sama sekali atau bersinar selama 24 jam.
Fenomena ini terjadi di musim dingin dan musim panas. Kiruna hanya mendapat 1.680 jam cahaya matahari tiap tahun.
Yuzhno-Kurilsk: Matahari Enggan Muncul
Kota ini berada dekat Jepang namun masuk wilayah Rusia. Saat musim dingin, posisi matahari sangat rendah hingga kadang tak muncul sama sekali.
Warga bergantung pada lampu buatan karena kota ini hanya mendapat 1.662 jam cahaya matahari setiap tahun. Hidup dalam gelap jadi hal biasa di sini.
Juneau: Hari Cerah yang Langka
Juneau, ibu kota Alaska, punya musim dingin yang ekstrem. Pada bulan Desember hingga Februari, matahari bisa terbit pukul 10.30 pagi dan terbenam pukul 3 sore.
Meski begitu, kota ini terkenal dengan aurora borealis yang indah di langit malam. Musim panasnya bahkan memiliki matahari hampir sepanjang hari.
Hammerfest & Longyearbyen: Gelap Berbulan-Bulan
Kedua kota ini berada di Norwegia utara dan mengalami malam kutub. Pada musim dingin, hanya ada 2–3 jam cahaya setiap hari.
Namun di musim panas, matahari tidak pernah terbenam. Inilah yang membuat kehidupan mereka sangat dipengaruhi oleh perubahan musim.
Reykjavik: Kota Terang yang Sering Mendung
Ibu kota Islandia ini hanya mendapat sinar matahari selama 1.322 jam dalam setahun. Di musim dingin, hanya ada 6 jam siang dalam sehari.