Kerusuhan Meletus di Tel Aviv Pasca Perang, Rakyat Israel Tuntut Netanyahu Diadili
- Youtube
Cianjur – Israel menghadapi konflik internal yang sangat serius pasca perang 12 hari dengan Iran. Konflik tidak hanya datang dari luar, tapi juga dari dalam negeri sendiri.
Benjamin Netanyahu kembali tersandung kasus korupsi lama yang membuatnya terancam diadili. Kasus penyuapan dan penipuan yang sudah berjalan sejak 2019 ini kembali mencuat ke permukaan.
Ribuan warga Israel turun ke jalan menuntut keadilan dan gencatan senjata. Kerusuhan terjadi di Tel Aviv dan kota-kota besar lainnya, menunjukkan adanya konflik internal.
Informasi kerusuhan di Israel ini dirangkum dari channel YouTube Daftar Populer. Konflik internal bisa melemahkan Israel pasca perang dengan Iran.
Tanda-tanda Kerusuhan di Tel Aviv
1. 100.000 Tentara Cadangan Menolak Bertugas
Jumlah yang belum pernah terjadi dalam sejarah Israel, bahkan 1.000 pilot militer menolak melanjutkan operasi di Gaza karena menganggap perintah tidak etis.
2. Krisis Ekonomi Parah
Kerugian akibat perang 12 hari mencapai 12 miliar dolar, sektor pariwisata runtuh, startup teknologi hengkang ke luar negeri, dan pengangguran melonjak drastis.
3. Perpecahan Kabinet
Kementerian Pertahanan minta dana 16,2 miliar dolar untuk amunisi, tapi Kementerian Keuangan menolak karena khawatir negara bangkrut total.
4. Demonstrasi Massal
Ribuan demonstran turun ke jalan dengan bendera kuning menuntut gencatan senjata, pembebasan sandera, dan penghentian perang yang tak berkesudahan.
Yang lebih mengkhawatirkan, ada warga Israel yang membelot menjadi mata-mata Iran. Di Herzliya, sepasang suami istri ditangkap karena dicurigai bekerja untuk Iran.
Tekanan ekonomi semakin berat dengan biaya perang yang terus membengkak. Perang di Gaza dan konflik dengan Iran membuat keuangan negara terpuruk. (af)