Selama Ini Kita Salah! Ternyata Indonesia Tidak Dijajah Belanda Selama 350 Tahun, Ini Faktanya

Ilustrasi Penjajahan di Indonesia
Sumber :
  • id.pinterest.com

Cianjur – Banyak dari kita yang percaya bahwa Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun.

img_title Belanda Taklukkan Air Sejak Ratusan Tahun Lalu, Indonesia Harus Belajar!

Namun, faktanya tidak sesederhana itu dan perlu diluruskan berdasarkan bukti sejarah yang akurat.

Sejarah penjajahan Indonesia ternyata lebih kompleks dari yang selama ini kita pelajari.

img_title Pesawat Bomber Legendaris B-25 Mitchell yang Ubah Jalan Perang Dunia 2

Pemahaman yang tepat tentang sejarah penjajahan sangat penting untuk menghargai perjuangan para pahlawan.

Dengan fakta yang akurat, kita bisa lebih memahami kompleksitas sejarah Indonesia.

img_title Senjata Laser China LY-1 Kembali Viral, Benarkah Bisa Cegat Rudal dan Drone?

Asal Usul Hitungan 350 Tahun

Perhitungan yang Keliru

Hitungan 350 tahun berasal dari pendirian VOC tahun 1602 hingga kedatangan Jepang tahun 1942.

Namun, perhitungan ini tidak mempertimbangkan periode ketika Belanda dijajah Prancis dari 1806-1811.

Jika dihitung dengan benar, totalnya hanya 330 tahun, bukan 350 tahun. Bahkan angka ini masih belum akurat karena tidak membedakan antara perdagangan dan penjajahan.

Kedatangan Cornelis de Houtman

Cornelis de Houtman datang ke Nusantara tahun 1596 untuk berdagang, bukan menjajah.

Ia bahkan kalah dalam pertempuran melawan Kesultanan Banten dan tidak berhasil mendirikan kekuasaan.

Kedatangan de Houtman menunjukkan bahwa tujuan awal Belanda adalah perdagangan.

Mereka belum memiliki niat untuk menguasai wilayah secara politik pada masa itu.

VOC sebagai Perusahaan Dagang

Bukan Sebuah Negara

VOC adalah perusahaan dagang yang didirikan tahun 1602, bukan negara.

Tujuan utama VOC adalah memonopoli perdagangan rempah-rempah, bukan menguasai wilayah secara politik.

Sebagai perusahaan, VOC tidak memiliki kekuasaan politik penuh di Nusantara.

Mereka hanya mengontrol jalur perdagangan dan pelabuhan-pelabuhan strategis.

Perjanjian Bongaya

Dalam perjanjian ini, VOC hanya ingin memonopoli perdagangan rempah-rempah.

Mereka tidak mengklaim kekuasaan penuh atas kerajaan-kerajaan lokal yang masih berdaulat.

Perjanjian ini membuktikan bahwa VOC masih mengakui kedaulatan kerajaan-kerajaan Nusantara.

Hubungan mereka lebih bersifat bisnis daripada penjajahan.

Perubahan Kebijakan Setelah 1816

Kebijakan Netherlandica

Setelah kembali dari penjajahan Inggris, Belanda mengubah orientasi politiknya.

Mereka beralih dari monopoli perdagangan menjadi penaklukan langsung kerajaan-kerajaan di Nusantara.

Kebijakan baru ini dikenal sebagai "Netherlandica" yang bertujuan menguasai seluruh wilayah.

Inilah awal mula penjajahan dalam arti sesungguhnya dimulai.

Penjajahan Resmi

Belanda baru secara resmi menjajah seluruh wilayah Indonesia dari tahun 1912 hingga 1942.

Halaman Selanjutnya
img_title