Rusia Luncurkan Rudal Supersonic ke Ukraina, Anjungan Energi Laut Hitam Terancam Hancur

Serangan Rusia ke Ukraina (Ilustrasi)
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Perang Rusia Ukraina di kawasan Laut Hitam kembali memanas dengan serangan presisi. Pada akhir Juni 2025, Rusia meluncurkan rudal jelajah mematikan KH-22 melalui pesawat pengebom TU-22M3 Backfire.

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

Informasi mengenai serangan ini telah dirangkum dari channel YouTube Daftar Populer. Target serangan kali ini bukan kapal perang seperti biasanya, melainkan anjungan lepas pantai Ukraina.

Anjungan pengeboran Travida yang diserang ternyata bukan infrastruktur energi biasa. Ukraina diduga menggunakan anjungan ini sebagai pangkalan terdepan untuk operasi militer tersembunyi di Laut Hitam.

Blogger militer Rusia mengklaim anjungan ini jadi markas Direktorat Utama Intelijen Ukraina. Fasilitas ini digunakan untuk meluncurkan drone, mengisi bahan bakar pesawat nirwak, dan menampung sistem peperangan elektronik.

Senjata Canggih yang Digunakan Rusia:

1. Pesawat TU-22M3 Backfire

  • Pengebom strategis dengan jangkauan 6.800 km
  • Mampu terbang setinggi 14.000 meter dengan kecepatan supersonik

2. Rudal KH-22 Kitchen

  • Rudal anti-kapal berkemampuan nuklir dari era Soviet
  • Kecepatan mencapai 5.600 km/jam dengan daya hancur luar biasa

3. Sistem Pencari Radar Aktif

  • Mampu mendeteksi target dengan presisi tinggi
  • Dilengkapi teknologi penargetan otomatis yang canggih

4. Hulu Ledak Konvensional

  • Mampu menghancurkan bangunan dalam sekejap
  • Efektivitas tinggi untuk target infrastruktur strategis

Serangan ini menjadi deklarasi kekuatan Rusia. Penggunaan senjata supersonik yang mampu menembus hampir semua sistem pertahanan menunjukkan keseriusan militer Rusia.

Laut Hitam memang kawasan strategis dalam perang ini karena jalur perdagangan vital. Kawasan ini jadi pintu masuk ekspor biji-bijian Ukraina dan akses ke berbagai wilayah penting kedua negara. (af)