Akhirnya! Presiden Prabowo Hentikan Tambang Nikel di Raja Ampat, Surga Laut Terselamatkan
- Youtube
Cianjur – Presiden Prabowo mengambil keputusan berani dengan mencabut izin tambang nikel di Raja Ampat. Informasi ini telah dirangkum dari channel YouTube Daftar Populer.
Kawasan Raja Ampat ini pernah dinobatkan UNESCO sebagai area dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.
Empat perusahaan tambang nikel sempat mengantongi izin resmi untuk mengeruk isi perut tanah Raja Ampat di kawasan konservasi.
Wilayah tambang nikel ini sebenarnya masuk kawasan lindung. Bahkan sebagian menyentuh area strategis nasional yang seharusnya diproteksi undang-undang.
Perusahaan yang Sempat Dapat Izin:
1. PT Anugerah Surya Pratama
- Menguasai konsesi di Kepulauan Waigeo dan Pulau Man
- Beroperasi di kawasan yang seharusnya jadi zona konservasi
2. PT Mulia Raimond Perkasa
- Memiliki IUP di Pulau Manyaifun dan Pulau Batangpele seluas 2.193 hektar
- Lokasi tambang berada di area sensitif ekosistem laut
3. PT KW Sejahtera Mining
- Mengantongi IUP seluas 5.922 hektar di Pulau Kawei
- Aktivitas berpotensi merusak habitat terumbu karang
4. PT Gak Nikel (Anak Antam)
- Konsesi terbesar seluas 13.136 hektar di Pulau Gak
- Setengah daratan dan setengah lautan yang sangat strategis
Dampak tambang nikel terhadap Raja Ampat sangat mengkhawatirkan. Habitat terumbu karang terancam rusak akibat limbah dan sedimentasi yang dihasilkan aktivitas penambangan.
Presiden Prabowo melalui Mensesneg Prasetyo Hadi memutuskan mencabut izin keempat perusahaan. Langkah ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan aktivis lingkungan yang selama ini khawatir.