Pemakaman Massal di Tehran Bikin Haru, Komandan dan Ilmuwan Nuklir Jadi Korban Serangan!

Pemakaman massal dihadiri banyak orang (ilustrasi)
Sumber :
  • Freepik

Cianjur – Jalanan ibu kota Iran dipenuhi lautan manusia saat menggelar upacara pemakaman untuk para komandan militer, ilmuwan nuklir, dan beberapa warga sipil.

img_title Deretan Jet Tempur Legendaris Iran yang Masih Terbang Hingga Kini, Ada yang dari Amerika!

Informasi ini dilansir dari Aljazeera yang melaporkan langsung dari Tehran. Upacara dimulai pukul 8 pagi waktu setempat dan dihadiri puluhan ribu orang yang membawa bendera Iran serta foto-foto para almarhum.

Pemakaman massal ini merupakan yang pertama untuk para komandan tinggi sejak gencatan senjata ditandatangani. Suasana haru terasa di seluruh kota Tehran saat prosesi berlangsung.

img_title Iran dan Rusia Bangun Pabrik Rudal Rahasia, NATO Khawatir Peta Kekuatan Berubah!

60 Orang Dimakamkan Bersamaan

Televisi negara Iran menunjukkan footage orang-orang yang mengenakan pakaian hitam, mengibarkan bendera Iran, dan memegang foto beberapa yang meninggal dalam upacara tersebut.

img_title Rusia, China, dan Iran Bangun Proyek Rahasia, Apa yang Mereka Sembunyikan dari Dunia?

Gambar dari pusat Tehran memperlihatkan peti-peti yang diselimuti bendera Iran dan menampilkan potret para komandan yang tewas.

Menurut laporan televisi negara Iran, upacara pemakaman ini untuk 60 orang total, termasuk "16 ilmuwan, 10 komandan senior, serta empat wanita dan empat anak." 

Israel melancarkan serangan pada 13 Juni, menewaskan beberapa pejabat militer dan ilmiah senior, serta membombardir situs militer dan fasilitas nuklir di seluruh negeri.

Tokoh-Tokoh Penting yang Tewas

Di antara yang dimakamkan adalah peti mati Kepala Garda Revolusi Jenderal Hossein Salami, kepala program rudal balistik Garda, Jenderal Amir Ali Hajizadeh, dan lainnya. Mereka diangkut dengan truk di sepanjang Jalan Azadi ibu kota.

Orang-orang di kerumunan berteriak: "Mati Amerika" dan "Mati Israel" saat prosesi berlangsung. Salami dan Hajizadeh keduanya tewas pada hari pertama perang, yang menurut Israel dimaksudkan untuk menghancurkan program nuklir Iran.

Mayor jenderal di Garda Revolusi Iran, Mohammad Bagheri, serta ilmuwan nuklir top, Mohammad Mehdi Tehranchi juga tewas dalam serangan Israel. Kehilangan para tokoh penting ini menjadi pukulan berat bagi Iran.

Hadir Pejabat Tinggi Negara

Yang hadir dalam upacara adalah Presiden Masoud Pezeshkian dan tokoh senior lainnya termasuk Ali Shamkhani, yang terluka parah selama konflik dan merupakan penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, serta putra Khamenei, Mojtaba.

Otoritas menutup kantor-kantor pemerintah untuk memungkinkan pegawai negeri menghadiri upacara. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya acara pemakaman ini bagi pemerintah Iran.

Halaman Selanjutnya
img_title