Fenomena Alam Ekstrem, Inilah 10 Kota Hujan yang Selalu Basah Sepanjang Tahun

Cropp River, Selandia Baru
Sumber :
  • YouTube Support

Cianjur – Bayangkan tinggal di tempat yang hampir setiap hari diguyur hujan sepanjang tahun. Udara selalu lembab, langit lebih sering mendung, dan sinar matahari menjadi pemandangan langka.

img_title 5 Bandara Ini Punya View Landing Paling Indah di Dunia, Penumpang Pasti Terpukau

Meskipun hujan terus-menerus bisa terasa menantang, banyak yang justru menemukan pesona tersendiri. Suasana sejuk, udara segar, dan pemandangan hijau subur menjadi daya tarik yang tak terbantahkan.

Dilansir dari channel YouTube Support, berikut daftar lengkap tempat paling basah di dunia yang menjadi surga bagi pecinta suasana hujan.

1. Lloro, Kolombia

Lloro yang terletak di wilayah Chocó, Kolombia dinobatkan sebagai tempat paling basah di dunia. Tempat ini menerima curah hujan luar biasa mencapai lebih dari 13.300 milimeter setiap tahunnya.

Hampir setiap hari langit di Lloro menumpahkan hujan tanpa henti, menciptakan suasana yang selalu basah dan berkabut. Wilayah ini dikelilingi oleh hutan hujan tropis yang sangat subur dengan keanekaragaman hayati yang luar biasa.

2. Mawsynram, Megalaya, India

Desa kecil yang terletak di negara bagian Megalaya, India ini memegang rekor sebagai tempat dengan curah hujan tertinggi di dunia, bahkan mengalahkan Mount Waialeale. Setiap tahunnya, Mawsynram diguyur lebih dari 11.800 milimeter hujan.

Penduduk di sini sampai harus melapisi atap rumah mereka dengan rumput tebal untuk meredam suara hujan. Di musim hujan, derasnya air bisa membuat jalanan seperti sungai dadakan yang mengalir deras.

3. Tutunendo, Kolombia

Kota kecil yang terletak di wilayah Chocó, Kolombia ini terkenal dengan curah hujan yang luar biasa tinggi mencapai sekitar 11.770 milimeter setiap tahun. Hampir setiap hari langit di Tutunendo menumpahkan hujan menjadikannya salah satu kota paling basah di dunia.

Wilayah ini dikelilingi oleh hutan hujan tropis yang subur, sungai-sungai besar, dan air terjun yang mengalir deras sepanjang tahun. Meskipun sering diguyur hujan, penduduk Tutunendo tetap menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh semangat.

4. Cherrapunji, Megalaya, India

Kota kecil bernama Cherrapunji ini dulu memegang gelar sebagai tempat dengan curah hujan tertinggi di dunia sebelum akhirnya dikalahkan oleh tetangganya, Mawsynram. Cherrapunji masih mencatat angka yang fantastis, yaitu sekitar 11.777 milimeter per tahun.

Uniknya, meskipun selalu diguyur hujan deras, kota ini sering mengalami kekurangan air bersih di musim kemarau. Selain hujan, Cherrapunji juga terkenal dengan jembatan akar hidup yang dibuat dari akar pohon karet.

5. Cropp River, Selandia Baru

Kawasan kecil yang terletak di Pulau Selatan, Selandia Baru ini mencatat curah hujan tahunan yang luar biasa mencapai lebih dari 11.500 milimeter. Daerah ini tetap memukau dengan sungai-sungai jernih, lembah hijau, dan lanskap pegunungan yang spektakuler.

Bagi para pencinta alam liar dan petualangan, Cropp River adalah tempat yang sempurna. Pengunjung bisa merasakan sisi lain dari keindahan Selandia Baru di bawah guyuran hujan yang nyaris tak pernah berhenti.

6. San Antonio de Ureca, Guinea Khatulistiwa

Desa kecil yang terletak di Pulau Bioko, Guinea Khatulistiwa, Afrika Tengah ini dikenal sebagai daerah paling basah di Afrika. Curah hujannya mencapai sekitar 10.450 milimeter setiap tahunnya.

Hujan di Ureca biasanya turun paling deras antara bulan April hingga November hampir tanpa jeda. Karena kelembaban yang tinggi, hutan hujan di sekitar desa ini tumbuh subur menjadi rumah bagi beragam satwa langka seperti monyet dan burung eksotis.

Halaman Selanjutnya
img_title