5 Helikopter Utilitas Militer Terbaik Asia Tenggara, Indonesia Punya!
- YouTube
Cianjur – Helikopter utilitas militer jadi aset penting dalam pertahanan negara modern. Pesawat sayap putar ini mampu mengangkut pasukan sekaligus memberikan dukungan tembakan saat dibutuhkan.
Di kawasan Asia Tenggara, persaingan kekuatan helikopter utilitas makin ketat tahun 2025. Berbagai negara berlomba memiliki helikopter terbaik untuk memperkuat kemampuan tempur mereka.
Helikopter utilitas berbeda dengan helikopter serang konvensional. Mereka dirancang multifungsi untuk berbagai jenis misi dari angkut hingga tempur.
Pertama, UH-60 Black Hawk.
Helikopter legendaris buatan Sikorski ini jadi yang paling banyak dioperasikan di Asia Tenggara. Lima negara menggunakannya termasuk Thailand dengan 18 unit dan Filipina dengan 26 unit.
Indonesia memesan 22 unit Black Hawk varian S-70M pada 2023. Helikopter ini diproduksi di Polandia dengan coating khusus anti karat untuk iklim tropis Indonesia.
Black Hawk mampu mengangkut 11 personel bersenjata lengkap plus empat kru. Jarak operasionalnya mencapai 2.221 km dengan bahan bakar eksternal yang memadai.
Kedua, AW149 buatan Italia.
Thailand jadi negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan 5 unit helikopter ini. Malaysia baru-baru ini memesan 12 unit untuk menggantikan Sikorsky S-61A4 Nuri yang sudah tua.
AW149 mampu membawa 19 personel dengan persenjataan lengkap. Helikopter ini dilengkapi hard points untuk rudal Hellfire presisi tinggi yang mematikan.
Ketiga, H225M Caracal dari Prancis.
Empat negara Asia Tenggara mengoperasikan helikopter besar ini termasuk Indonesia dengan 14 unit. TNI AU menggunakan H225M untuk misi SAR tempur dan operasi khusus.
H225M mampu mengangkut 28 pasukan atau kargo 5,67 ton di dalam kabin. PT Dirgantara Indonesia ikut memproduksi komponen fuselage dan ekor pesawat ini.
Keempat, Mil Mi-17 buatan Rusia.
Enam negara Asia Tenggara mengoperasikan helikopter tangguh ini untuk berbagai misi. Indonesia punya 9 unit aktif yang dioperasikan Puspenerbal TNI AD.
Mi-17 bisa membawa 24 pasukan atau kargo 4 ton di dalam kabin. Helikopter ini ideal untuk operasi di iklim tropis dan gurun dengan daya tahan tinggi.
Kelima, AW139 dari Leonardo Italia.
Thailand dan Malaysia mengoperasikan helikopter medium ini untuk utilitas dan angkut VIP. Di Indonesia, AW139 dipakai Basarnas untuk misi pencarian dan penyelamatan rutin.