4 Negara dengan Pesawat Tempur Terbanyak di Asia Tenggara, Myanmar Paling Banyak!

Pesawat Tempur Terbanyak di Asia Tenggara
Sumber :
  • YouTube

Cianjur – Kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu region dengan persaingan militer ketat. Setiap negara berlomba memperkuat pertahanan udara dengan pesawat tempur modern.

img_title S-500 Prometeus Rusia Produksi Massal, Rudal Hipersonik Tak Lagi Bebas Terbang!

Pesawat tempur menjadi instrumen vital dalam menjaga kedaulatan wilayah udara. Teknologi canggih dan jumlah armada menjadi indikator kekuatan suatu negara.

Tahun 2025 ini, beberapa negara di kawasan menunjukkan peningkatan signifikan. Data terbaru mengungkapkan fakta menarik soal kepemilikan pesawat tempur.

img_title Senjata Buatan Indonesia Dulu Ditertawakan, Kini Dipesan Negara Lain!

Myanmar ternyata menjadi negara dengan armada pesawat tempur terbanyak di kawasan. Mari kita kupas tuntas daftar negara dengan jet tempur paling banyak. Informasi ini dilansir dari Kanal YouTube SEA5.

1. Myanmar: Raja Pesawat Tempur dengan 218 Unit

img_title Jet Intai SR-71 Blackbird Legendaris Amerika Serikat yang Mampu Terbang Lebih Cepat dari Rudal Musuh

Myanmar memimpin kawasan dengan total 218 unit pesawat tempur aktif. Angka fantastis ini membuat banyak pihak terkejut dan penasaran.

Sebagian besar armada Myanmar berasal dari Rusia dan China. Walaupun banyak yang sudah tua, Myanmar terus memperkuat dengan akuisisi modern.

MiG-29 menjadi tulang punggung dengan 38 unit yang masih aktif beroperasi. Pesawat tempur ini telah di-upgrade dengan sistem avionik modern.

Yang menarik, Myanmar juga memiliki banyak pesawat tempur latih ringan. Hongdu JL-8 buatan China mencapai 61 unit untuk pelatihan pilot.

2. Indonesia: Armada Beragam dengan 151 Unit

Indonesia menempati posisi kedua dengan 151 unit pesawat tempur. TNI Angkatan Udara mengandalkan diversifikasi asal negara dalam armadanya.

F-16 berbagai varian menjadi andalan dengan 33 unit yang aktif. Hawk ringan dari Inggris juga memperkuat dengan 21 unit siap tempur.

Yang membuat optimis, Indonesia telah memesan 42 unit Rafale dari Prancis. Pengiriman dijadwalkan mulai 2026 untuk modernisasi armada udara nasional.

Proyek KF-21 Boramae bersama Korea Selatan juga terus berjalan. Indonesia menargetkan 48 unit jet tempur generasi 4.5 plus ini.

3. Thailand dan Vietnam: Sama-Sama 135 Unit

Thailand dan Vietnam berbagi posisi ketiga dengan masing-masing 135 unit. Keduanya memiliki strategi berbeda dalam memperkuat kekuatan udara.

Thailand mengandalkan armada yang beragam dari berbagai negara produsen. F-16 dengan 51 unit dan JAS 39 Gripen dengan 11 unit menjadi andalan.

Vietnam lebih fokus pada pesawat tempur buatan Rusia dan era Soviet. Su-30 sebanyak 35 unit menjadi tulang punggung kekuatan udara mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title