Cara Hack Otak Biar Tetap Tenang dalam Kondisi Apapun, Gimana Caranya?

Mental tahan banting
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Semua orang pasti ingin tenang dan terlihat santai dalam kondisi apapun yang dihadapi. Tapi faktanya, kita sering gugup atau hilang kesabaran padahal jelas tidak menginginkannya sama sekali.

img_title Mindset Kaya vs Mindset Miskin, Mana yang Kamu Miliki Sekarang?

Otak kita seakan bukan milik kita sendiri yang tidak bisa dikendalikan dengan baik. Hingga akhirnya perasaan galau datang seperti gugup, cemas, tantrum, dan semua perasaan negatif lainnya.

Dirangkum dari channel YouTube Pertajam Pola Pikir, ada cara untuk melatih mental tahan banting seperti Marcus Aurelius yang bisa tenang dalam peperangan. Kaisar Romawi ini bisa tetap tenang dalam kondisi antara hidup dan mati dengan cara terlatih.

img_title HIPADI Gelar Aksi Demonstrasi di Depan Kantor Kejati Jabar, Tuntut Usut Tuntas dugaan Kasus TPPU dan Kasus Mafia Hukum

Mental itu sama seperti otot yang bisa diperkuat dan lembek kalau dibiarkan begitu saja. Kita sebenarnya bisa membuat otak tahan banting atau tenang dalam kondisi apapun tapi belum tahu caranya.

Dikotomi Kendali sebagai Pondasi

img_title Kubu Ade Kunang Pertanyakan OTT KPK, Tegaskan Uang Rp200 Juta Adalah Pinjaman

Gerbang utama untuk membangun mental tahan banting adalah memahami konsep dikotomi kendali dengan baik. Di dunia ini cuma ada dua jenis hal yaitu hal yang 100% di bawah kendali kita dan hal yang 100% di luar kendali kita.

Yang di luar kendali contohnya seperti macet, omongan orang, atau ekonomi negara yang tidak bisa kita ubah. Yang di bawah kendali kita adalah pikiran, respons, dan usaha yang kita lakukan setiap hari.

Semua stres dan panik datang dari satu kesalahan fatal yaitu menghabiskan energi untuk mencoba mengendalikan hal yang tidak bisa dikendalikan. Hasilnya capek sendiri dan situasinya tidak berubah sama sekali sehingga mental tahan banting tidak terbentuk.

Cara Melatih Mental dengan Dua Langkah

Setiap kali cemas, marah, atau punya perasaan negatif lainnya, langkah pertama adalah mengidentifikasi sumbernya. Tanya ke diri sendiri apakah sumber masalah ini ada di dalam kendali atau di luar kendali kita.

Langkah kedua adalah alihkan fokus ke hal yang bisa dilakukan sekarang juga tanpa buang waktu. Kalau jawabannya di luar kendali seperti macet, terima faktanya dan tanya apa hal yang bisa dilakukan.

Kalau jawabannya di dalam kendali seperti panik karena tugas belum selesai, 100% fokus harus dicurahkan ke sana. Langsung ke eksekusi tugasnya dan jangan buang energi untuk paniknya yang tidak berguna sama sekali.

Halaman Selanjutnya
img_title