Kecanduan Narkoba Bikin Otak Rusak Permanen, Ini Fakta Mengerikannya!

Kecanduan Narkoba Bikin Otak Rusak Permanen
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Kamu pasti sering dengar berita artis atau anak sekolah yang kena kasus narkoba, kan? Meski udah banyak larangan dan kampanye anti narkoba, nyatanya masih ada jutaan kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Di dunia lebih parah lagi, jumlah pecandu narkoba sedunia itu setara dengan satu populasi Indonesia.

img_title Polda Jabar Sita Puluhan Ribu Butir Obat Keras Lintas Daerah di Jakarta

Pertanyaan besarnya, kenapa masih banyak orang yang tergoda pakai narkoba? Emang apa sih yang bikin orang sampai rela ngerusak hidup mereka sendiri demi barang haram ini. Ternyata ada mekanisme biologis di otak yang bikin narkoba sangat berbahaya dan mudah bikin kecanduan.

Narkoba punya banyak jenis dengan efek berbeda-beda pada tubuh dan otak kita. Ada yang bikin super berenergi sampai berasa bisa lari bolak-balik Bandung-Jakarta, ada yang bikin ngantuk dan tenang, ada juga yang bikin halusinasi. Salah satu jenis narkoba yang paling populer dan bahaya adalah sabu-sabu.

img_title Makanan Bikin Otak Encer Sampai Tua yang Wajib Kamu Konsumsi

Dirangkum dari channel YouTube Kok Bisa?, sabu-sabu adalah narkoba penambah energi yang paling banyak disalahgunakan. Efeknya bikin pengguna ngerasa super senang secara instan tapi dampak jangka panjangnya mengerikan banget. Berikut penjelasan lengkap kenapa narkoba sangat berbahaya dan susah dihentikan.

Efek Sabu-sabu pada Otak dan Tubuh

img_title Kenapa Otak Kita Masih Merasa Lapar Padahal Baru Saja Makan Banyak?

Dari hirupan atau suntikan pertama, efek sabu langsung kerasa di seluruh tubuh. Napas jadi lebih cepat, badan gemetar, dan jantung berdebar-debar kayak lagi jatuh cinta. Kita jadi semangat menggebu-gebu dan percaya diri ngelakuin apa aja tanpa mikir risiko.

Penyebabnya adalah hormon dopamin yang kebanjiran di otak. Hormon bahagia ini biasanya muncul secara alami dari kegiatan sehari-hari kayak makan enak atau dapat prestasi. Tapi sabu-sabu bikin otak kebanjiran dopamin dalam jumlah yang nggak wajar dan sangat tinggi.

Proses Kecanduan yang Berbahaya

Lama-lama hormon bahagia ini bakal habis juga dan masalahnya otak udah terlanjur terbiasa kebanjiran dopamin. Pas kadar dopamin balik ke kondisi normal, kita malah jadi cemas berlebih, sedih, bahkan sampai depresi berat. Hidup jadi kerasa hambar dan nggak memuaskan sama sekali.

Pakai sabu-sabu itu kayak naik roller coaster, makin tinggi naiknya makin keras juga jatuhnya. Kalau nyerah sama godaan dan ngonsumsi lagi, otak bakal terbiasa dan jadiin sabu-sabu sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan. Inilah yang bikin kecanduan dan susah banget buat berhenti.

Halaman Selanjutnya
img_title