Vape Dianggap Lebih Aman dari Rokok, Apakah Benar atau Justru Lebih Bahaya?

Vape Dianggap Lebih Aman dari Rokok
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Vape adalah benda yang dianggap banyak orang sebagai pengganti rokok yang lebih aman untuk kesehatan. Tahun ini seperempat orang di negara kita sudah pernah menghirup benda kecil ini setidaknya sekali.

img_title BNNP Jabar Awasi Ketat Peredaran Obat Keras dan Liquid Vape Berisi Narkotika

Tapi seberapa bahaya vape sebenarnya untuk kesehatan jangka panjang kita semua yang menggunakannya. Apakah benar tidak lebih bahaya dari rokok atau ada bahaya yang kita tidak tahu sama sekali.

Dirangkum dari channel YouTube Kok Bisa?, rokok dan vape sama-sama menghasilkan nikotin yang bikin ketagihan. Di rokok nikotin masuk ke tubuh lewat asap pembakaran yang sangat bahaya bisa merusak paru-paru bahkan bikin kanker.

img_title Tembok Berjamur di Rumah, Waspadai 5 Bahaya Black Mold Bagi Kesehatan

Dampaknya juga bisa menyebar ke organ-organ lain di dalam tubuh kita yang vital untuk kehidupan. Nah ini beda sama vape yang asapnya sebenarnya bukan asap tapi uap dari cairan kimia khusus yang dipanaskan.

Perbedaan Vape dan Rokok

img_title Manfaat Wine untuk Kesehatan Jantung yang Jarang Orang Ketahui

Proses ini yang bikin vape dianggap lebih aman dibanding rokok karena dia bikin uap bukan asap pembakaran. Tapi selain itu apakah vape benar-benar aman untuk kesehatan tubuh kita dalam jangka panjang penggunaannya.

Ada zat-zat di vape yang memang sudah terbukti aman kalau dalam bentuk cairan untuk digunakan sehari-hari. Kalau mereka dipanaskan jadi uap efeknya bisa jadi berubah dan bahkan mereka mungkin bisa interaksi satu sama lain jadi lebih bahaya.

Ada beberapa yang kalau dipanaskan bisa jadi pemicu penyakit jantung dan paru-paru yang serius untuk kesehatan. Terus ketidaktahuan ini diperparah sama kemunculan vape yang masih terhitung baru di pasaran sehingga penelitian belum lengkap.

Dampak Jangka Pendek Vape

Dalam jangka pendek ada pengguna vape yang merasa susah napas, batuk-batuk, berlendir di tenggorokan sampai sakit di dada. Belum lagi kalau dibandingkan sama perokok pengguna vape bisa menghirup jauh lebih banyak nikotin dalam sekali waktu penggunaan.

Susah untuk mengisap puluhan rokok per hari tapi satu vape bisa dihabiskan dengan mudah sehingga otak jadi kebanjiran nikotin. Buat anak muda yang otaknya masih berkembang ini bisa jadi berpengaruh ke kemampuan belajar, daya ingat, fokus serta memicu masalah perilaku.

Halaman Selanjutnya
img_title